Fanshurullah: Semua Badan Usaha ESDM Siap Beri Layanan Prima Mudik Lebaran

Fanshurullah Asa (kiri depan) bersama SPV Pertamina Gigih S mencoba motor siaga Program SATGAS Pertamina untuk distribusi BBM kemasan, selama 24 jam di jalan tol dan jalan-jalan non-tol, sebagai antisipasi kemacetan selama masa mudik lebaran 2017 /Foto: Humas BPH Migas

Semarang, Sayangi.Com- Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa, selaku koordinator Posko Nasional ESDM Untuk Idul Fitri 2017, mengatakan bahwa semua badan usaha yang bertanggung jawab dalam pengadaan dan distribusi BBM, listrik, dan gas, telah menyatakan kesiapan untuk memberikan pelayanan prima selama arus mudik dan Idul Fitri 1438 H.

Fanshurullah Asa mengatakan hal itu usai menghadiri rapat koordinasi kesiapan Badan Usaha (Pertamina, PLN, PGN, KJG, PJB, Indonesia Power), dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 H, di Semarang, Sabtu (10/6).

BPH Migas juga membentuk 3 tim untuk melakukan kunjungan lapangan kesiapan jalur mudik dengan rute Jawa Tengah dan Jawa Timur. Fanshurullah sendiri memimpin tim 1 yang meninjau kesiapan salah satu program SATGAS milik Pertamina, yaitu KiosK Pertamax, yang berada di Jalan Raya Soekarno Hatta, Weleri, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Melalui program SATGAS ini, Pertamina menjual BBM Pertamax dalam drum dan kemasan, serta Pertamina Dex, dan Dexlite. Pertamina juga menyediakan sarana angkut BBM berupa mobil dan Motor Satgas yang didesain khusus untuk distribusi BBM kemasan di jalan tol fungsional, jalan nasional dan propinsi selama 24 jam, sebagai antisipasi kemacetan selama arus mudik lebaran sejak tanggal 10 Juni 2017 sampai 11 Juli 2017

Pertamina dengan ketahanan stok BBM rata-rata di atas 5 hari, mendapat apresiasi dari Fanshurullah, karena telah menciptakan inovasi melalui Program SATGAS untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat saat mudik lebaran 2017.

“Peninjauan lokasi Kiosk Pertamax ini, dimaksudkan untuk memastikan bahwa sarana dan prasarana hingga sumber daya manusia yang ada di lokasi sudah sesuai dengan kebutuhan,” ujar Fanshurullah.

Menurut Fanshurullah, PT PGN, PLN, dan Indonesia Power unit pembangkit Semarang, juga telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengamankan pasokan gas dan listrik menjelang dan selama Idul Fitri 1438 H.

Selain meninjau kesiapan Badan Usaha dalam lingkup ESDM, Tim 1 BPH Migas bersama Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR juga melakukan simulasi dalam rangka melihat langsung kesiapan sarana jalur mudik melalui darat, yaitu tol Batang – Semarang. Sementara itu Tim 2 meninjau ruas jalan tol Pemalang-Batang, dan tim 3 meninjau jalur Semarang-Surabaya (antara lain jalur tol Semarang – Bawen, jalan tol Bawen – Salatiga, dan kesiapan akses tol Karanganyar – Sragen (Solo-Ngawi).

Saat dilakukan peninjauan, jalan-jalan tol tersebut, pembangunannya belum selesai seluruhnya namun secara fungsional sudah dapat digunakan saat mudik lebaran.