Kunker ke Kepulauan Talaud, Kepala BPH Migas Disambut Tarian Bara

Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa (kiri) dan rombongan diberi kalungan bunga setiba di bandara Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Jumat (21/7) /Foto: Tri Setyo

Melonguane, Sayangi.com– Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Fanshurullah Asa bersama Dirjen Migas Kementerian ESDM IGN Wiratmaja Puja, anggota Komisi VII DPR Bara Hasibuan, dan GM Pertamina MOR VII Joko Pitoyo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Jumat (21/7).

Mereka berkunjung ke kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten Sangihe dan Talaud ini untuk meresmikan SPBU Kompak.

Sesampainya di Bandara Melonguane, rombongan langsung diberi kalungan bunga oleh Pemda Kepulauan Talaud dan disambut dengan tarian Bara.

Menurut salah seorang warga bernama Pras, tarian Bara adalah tarian khas dari Kepulauan Talaud yang biasa diadakan untuk menyambut tamu istimewa.

“Tarian Bara biasa digelar untuk sambut tamu penting,” ujar Pras, kepada Sayangi.com

Setelah penyambutan di Bandara, rombongan disambut oleh Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyuni Maria Manalip yang menyatakan gembira dengan kedatangan pejabat dari Jakarta ke salah satu pulau terluar di Indonesia ini.

Sri menyatakan, pemerintah sudah mulai memperhatikan nasib pulau-pulau terluar Indonesia. Hal ini menurutnya dapat dilihat dari harga BBM di Kepulauan Talaud yang sudah seragam dengan tempat lain di Indonesia.

“Hari ini sudah harga BBM disini sudah sama dengan pulau Jawa,” katanya.

Seperti halnya wilayah kepulauan lainnya, Sri mengaku kebutuhan BBM terutama jenis Premium dan Solar sangat penting. Pasalnya, selain untuk kendaraan darat, kebutuhan BBM di wilayah kepulauan juga digunakan untuk keperluan melaut para nelayan.

“Kebutuhan BBM disini sangat penting, terutama untuk kebutuhan nelayan. Mereka pasti butuh solar untuk kegiatan melaut,” kata Sri.