Menjelang Solat Subuh Bom Meledak Didekat Masjid Mineapolis

Foto Reuters
Foto Reuters

Mineapolis, Amerika, Sayangi.com – Sabtu (5/8) pagi waktu setempat sebuah bom meledak di sebuah masjid di kawasan pinggir kota Minneapolis, Amerika Serikat. Meski tidak ada korban jiwa,namun ledakan tersebut mengakibatkan sebuah ruangan rusak parah serta menimbulkan trauma bagi para jemaah.

Dilansir NewYork Post Senin (78/2017) ledakan bom terjadi di Dar al-Farooq Islamic Center, Bloomington, Minneapolis pada pukul 05.00 pagi waktu setempat, tepat sebelum para jemaah akan melaksanakan ibadah subuh.

Terkait teror bom ini,Muslim American Society of Minnesota menceritakan “Seseorang melempar benda yang kemudian meledak dan menyebabkan kebakaran di kantor imam dan pimpinan masjid. Para jemaah lantas berusaha untuk memadamkan api tersebut,”.

Menurut Mohamed Omar, direktur eksekutif Dar al-Farooq Islamic Center, seorang saksi mata melihat sebuah mobil truk yang meninggalkan lokasi kejadian tepat setelah bom rakitan itu dilemparkan ke kawasan masjid. Tak lama kemudian bom meledak di tempat tersebut.

Aparat kepolisian yang menerima panggilan darurat melalui telpon atas peristiwa bom masjid tersebut segera meluncur ke lokasi. Selang lima menit  aparat kepolisian dan pemadam kebakaran setempat tiba di lokasi.

Saat ini peristiwa itu sudah diselidiki oleh Biro Investigasi Federal AS (FBI). Rick Thornton, Agen yang memimpin penyelidikan ini, menyebut bahwa ledakan itu disebabkan oleh sebuah bom rakitan. Sementara motif peristiwa itu belum dapat dipastikan.

Biro Federal Penanggulangan Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak AS (ATF) juga  turut dilibatkan dalam proses investigasi dalam kasus ini. Otoritas setempat juga belum mengungkap pihak serta afiliasi yang bertanggung jawab atas peristiwa itu.

Kepala kepolisian Bloomington, Jeff Potts dalam sebuah konferensi pers,menyatakan dalam peristiwa tersebut beruntungnya tidak jatuh korban jiwa.

Potts menambahkan, ketika aparat pertama yang datang ke lokasi tiba, mereka menyaksikan kepulan asap dan sejumlah kerusakan yang berasal dari bangunan masjid.

Jemaah Dar al-Farooq Islamic Center dan komunitas setempat mengutuk tindak kekerasan tersebut.

“Kami mencintai tetangga Muslim kami,” ungkap Simon Trautmann, anggota dewan kota saat  konferensi pers terkait peristiwa pemboman masjid. “Ini adalah serangan terhadap komunitas kita, tegas Trautmann”

Sementara itu Arthur Murray, pastor di sebuah gereja di Bloomington, menyatakan “Serangan terhadap salah satu tempat ibadah adalah serangan terhadap semua tempat ibadah,” ungkapnya.

Saat ini The Muslim American Society of Minnesota menawarkan hadiah US$ 10.000 sebagai imbalan bagi yang memiliki informasi terkait pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa itu. Council on American-Islamic Relations cabang Minnesota juga menawarkan hadiah serupa.

Menurut Mohammed Omar, Dar al-Farooq Islamic Center kerap menerima telepon dan surat elektronik mengancam yang bermuatan kebencian selama beberapa waktu terakhir.

“Mereka membicarakan kami, menuduh, dan nampak tidak menyukai keberadaan kami. Seakan kehadiran kami merupakan beban atau mengancam bagi masyarakat,” jelas Omar.

Hingga berita ini terbit, otoritas setempat masih menyelidiki kasus tersebut.