Kapolda Metro Beri Penghargaan Pengungkap Satu Ton Sabu: Teruslah Berkarya, Ini Belum Stop

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis saat memberi penghargaan kepada tim yang mengungkap penyelundupan sabu satu ton, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (8/8). (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis memberikan penghargaan kepada tim yang berhasil membekuk penyelundupan narkoba di Anyer, Banten beberapa waktu lalu. Dalam pidatonya, Idham mengatakan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerjasama antar lembaga.

“Tak mungkin ungkap kalau kita tak bekerjasama, tidak berkolaborasi. Sehingga atas nama pribadi dan pimpinan Polda Metro saya ucapkan terimakasih kepada bapak-bapak. Pimpinan Bea Cukai, BNN, rekan Polda Banten dan Kepri dan tim lintas Direktorat di PMJ ini,” ujar Idham di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (8/8).

Idham juga berharap seluruh pihak terkait jangan berpuas diri dengan prestasi tersebut. Karena bukan tidak mungkin, masih ada penyelundup besar lain yang memanfaatkan pelabuhan di Indonesia.

“Teruslah mengukir prestasi, karena ini belum stop. Mungkin saja kedepannya ada pelabuhan-pelabuhan lain yang digunakan penyelundupan narkoba ini,” katanya.

Lebih jauh Idham juga menegaskan, narkoba merupakan kejahatan luar biasa. Oleh sebab itu, Idham berkomitmen untuk berusaha semaksimal mungkin untuk memberantas narkoba.

“Narkoba itu adalah kejahatan yang luar biasa. Jelas kebijakan pemerintah, apabila ada orang asing yang ingun meracuni generasi kita, kita tindak tegas. Tidak ada kompromi,” kata Idham.

Idham juga mengaku tidak perduli bagaimana dari kalangan mana bandar tersebut berasal. Karena yang paling penting menurutnya adalah menindak tegas Bandar yang mau merusak generasi muda Indonesia.

“Urusan bandar minta maaf itu urusan dia dengan Tuhan. Urusan mengirim dia ke Tuhan itu, urusan saya. Selamat berkarya, terus mengukir prestasi,” katanya.

Penghargaan berupa piagam tersebut diberikan kepada sepuluh orang yang terdiri dari anggota Polri dari Polda Metro Jaya, Polda Banten dan Polda Kepulauan Riau dan Bea Cukai. Mereka adalah Kombes Teddy John Sahala Marbun, Kombes Juliat Permadi Wibowo, Kombes Helmy Santika, Kombes Tory Kristanto, Kombes Hengki, AKBP Raden Romdhon Natakusuma, AKBP Donny Alexander, Pembina Tk1 Eko Darmanto, Pembina Tk1 Untung Purwoko, dan Wihelmus Max Charles.