Lewat Ciutannya Trump Labrak Ketua Partainya

Mitch McConnel (kiri) Pimpinan Senat Partai Republik. Foto occupydemocrats
Mitch McConnel (kiri) Pimpinan Senat Partai Republik. Foto occupydemocrats

Bedminster, New Jersey,Sayangi.com- Presiden Donald Trump menyerang pemimpin Senat partainya sendiri, Mitch McConnel. Untuk kedua kalinya pada hari Kamis (10/8) waktu setempat, Trump melukiskan rasa keputus asaannya dari langkah-langkah kegagalan Partai Republik untuk mencabut dan menggantikan Obamacare di klub golf pribadinya di New Jersey.

Dikutip dari Reuters (11/8) serangan Trump kepada McConnell di Twitter ini dilancarkan sebagai tanggapan atas pernyataan McConnell. Dia mengatakan  bahwa Trump menaruh ekspektasi berlebihan kepada Kongres dalam masalah UU Kesehatan, tetapi saat bersamaan tidak tahu bahwa proses panjang dalam meloloskan RUU yang rumit.

Pasca gagalnya membatalkan Undang-Undang Perawatan Terjangkau 2010, yang biasa disebut Obamacare,bulan lalu Trump telah mencaci McConnell dan senator Republikan lainnya.

Namun rekan-sejawatnya juga balik mengkritik Trump karena tidak ikut bekerja meloloskan RUU itu. Wakil kepala staf  mantan Ketua  DPR partai Republik Eric Cantor (Doug Heye) mengkritik cuitan-cuitan Twitter. Menurut Heye, Trump telah mempersulit upaya Republik menggolkan berbagai inisiatif RUU, termasuk reformasi pajak.

Heye politisi  dari partai Republik ini bahkan membandingkan Trump dengan Obama. Menurutnya Obama selama satu tahun telah dan ikut terlibat langsung dalam usaha meloloskan Obamacare, dengan menyampaikan berbagai pidato dan menggelar berbagai pertemuan. “Tingkat upaya seperti itu tidak terjadi pada Trump”, imbuhnya.

Ditengah kritikan balik rekan sejawatnya, Trump mendesak mereka untuk kembali ke isu perpecahan untuk mereformasi AS, dalam sistem asuransi kesehatan.”Senator Mitch McConnell menyebut saya punya ‘ekspektasi berlebihan’, saya kira tidak begitu.

Setelah tujuh tahun mendengarkan Cabut & Ganti, mengapa tidak berjalan?” cuit Trump, Rabu waktu setempat, dari Bedminster, New Jersey, disela acara liburannya.

Trump terus mempertajam kritiknya Kamis (10/8) waktu setempat terang-terangan menyalahkan McConnell atas kegagalan Kongres meloloskan mimpi lama Partai Republik itu yang juga menjadi janji kampanye Trump. Janji tersebut adalah mencabut UU Affordable Care yang ditandatangani Barack Obama pada 2010.

Trump terus mendesak McConnell bekerja cepat merealisasikan janji-janjinya. “Mitch, kembalilah bekerja dan bawa RUU Cabut & Ganti, Reformasi dan Pemangkasan Pajak Tax dan Infrastruktur di meja saya untuk ditandatangani. Anda bisa!

Ketika ditanyai oleh wartawan dalam briefing di Bedminster, New Jersey, apakah  McConnell harus mempertimbangkan untuk mundur sebagai pemimpin Senat Partai Republik?.

Jawaban Trump: “Jika dia tidak dicabut dan diganti, dan dia tidak mendapatkan pajak yang harus dilakukan. Jika dia tidak menuntaskan pekerjaan yang sangat mudah dilakukan infrastruktur,jika dia tidak menyelesaikannya, Anda bisa mengajukan pertanyaan itu kepada saya. “