Kelanjutan Kasus Penyalahgunaan Psikotropika Tora Sudiro Diputuskan Dua Minggu Lagi

Tora Sudiro (tengah) dan istrinya Mieke Amalia menjalani pemeriksaan di Mapolres Jaksel, Kamis (3/8) /Foto: istimewa

Jakarta, Sayangi.com – Polres Metro Jakarta Selatan masih terus mendalami kasus kepemilikan dan penyalahgunaan psikotropika dumolid yang menyeret nama artis Tora Sudiro.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Iwan Kurniawan mengatakan, saat ini suami dari Mieke Amalia itu sedang berada di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO). Hal tersebut sesuai dengan assessment medis dari BNN.

“Dibutuhkan waktu dua minggu kedepan, apakah perawatan ini akan tindaklanjuti atau tidak,” ujar Iwan di Mapolres Jakarta Selatan, Jumat (11/8).

Setelah hasil assessment tersebut keluar, polisi baru akan menentukan langkah apa yang akan diambil kepolisian, terhadap pemain film ‘Warkop DKI Reborn’ tersebut.

“Hasilnya nanti akan menjadi acuan kepolisian apakah stop atau lanjut kasus tersebut,” tegas Iwan.

Iwan juga mengimbau masyarakat untuk tidak membeli obat-obatan apapun selain dari apotek, terlebih bila obat tersebut adalah obat keras yang peredarannya sangat dibatasi. Pasalnya, bila masyarakat atau penjual obat memperjualbelikan obat keras dengan sembarangan, akan melanggar hukum.

“Ini supaya kedepannya agar tidak terjadi, karena tidak tahu jadi harus berurusan dengan hukum. Ini bukan hanya proses dan sistim, tapi juga akan ada banyak bahaya bila mengkonsumsi obat-obatan keras sembarangan,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Selatan menangkap Tora Sudio dan istrinya Mieke Amalia atas dugaan kepemilikan dan penggunaan psikotropika.

Keduanya ditangkap di kediamannya di Perumahan Bali View, Cirendeu, Tangerang Selatan, pada Kamis (3/8) sekitar pukul 10.00 WIB.

Namun setelah sehari menjalani pemeriksaan, Mieke akhirnya dibebaskan polisi. Menurut keterangan polusi, Mieke tidak terbukti sebagai pemilik obat-obatan jenis dumolid tersebut.