Google Pecat Pegawai Yang Tulis Memo Bias Gender

Foto USA Today
Foto USA Today

Mountain View, California, Sayangi.com– Google telah memecat karyawan yang menulis memo yang terdiri dari 10 lembar memo kontroversial yang menekankan pada kurang keragaman gender di tempat kerja, lapor Bloomberg.

Dokumen yang ditulis James Damore tersebut pertama kali diposkan ke forum perusahaan internal pada hari Jumat, 4 Agustus 2017.

Namun kemudian dibocorkan karyawan Google ke media selama akhir pekan. Hal ini memicu badai kemarahan dan perdebatan sambil menyoroti perjuangan perusahaan yang sedang berlangsung untuk secara bermakna melakukan diversifikasi tenaga kerjanya.

Memo Damore secara khusus mengkritik perusahaan karena inisiatif keberagaman dan inklusi yang terus berlanjut, yang mencakup mendorong karyawannya untuk mengambil kelas dalam ketidaksadaran.

James Damore yang dipecat dari Google. Foto WordPress
James Damore yang dipecat dari Google. Foto WordPress

Dia menggunakan kesalahpahaman terutama stereotip tentang pria dan wanita untuk menyatakan bahwa “kesenjangan gender [tidak selalu] menyiratkan seksisme,”.

Di memo tersebut ia juga menyatakan bahwa “membedakan hanya untuk meningkatkan representasi wanita dalam teknologi” adalah “salah arah dan bias” serta “tidak adil , Memecah belah, dan buruk untuk bisnis.

“Damore menulis argumen kontroversial tersebut dalam 10 lembar dokumen yang seketika menjadi viral setelah diterbitkan website berita teknologi Motherboard.

Reaksi dari karyawan Google dan masyarakat luas sudah luas. Banyak orang benar-benar terkejut, dan telah menyatakan kemarahannya tidak hanya karena sentimen anti-keragaman yang memo yang berbahaya dan logika yang salah, namun kenyataan bahwa Damore merasa yakin mengeposkan sebuah forum internal untuk dilihat oleh rekan-rekannya. Dia bahkan menggunakan namanya sendiri, yang dengan cepat bocor ke pers.

Ujungnya James Damore, insinyur perangkat lunak didepak dari Google hari Senin (07/08) lalu karena dianggap mencederai standar etika perusahaan.

CEO Google, Sundar Pichai mengeluarkan nota internal yang menentang pesan anti-keragaman yang disebar Damore. “Ini mencederai standar etika perusahaan kita sebab mendorong munculnya stereotip terkait gender yang dapat merusak lingkungan kerja kita.“

Sedangkan Danielle Brown, wakil presiden Google untuk bidang keberagaman, integritas dan tata kelola, juga turut angkat suara. Dia menyatakan “Kita harus menyadari bahwa keragaman dan keterlibatan semua pihak adalah kunci sukses bagi perusahaan kita,“ tulis Brown dalam pernyatan yang dikirim ke semua karyawan.

Damore mengakui melalui email kepada kantor berita Bloomberg, bahwa ia telah dipecat dan menyatakan “menyebar stereotip gender“ sebagai alasan pemecatannya.

Dia menambahkan sebelum dipecat, ia sempat melayangkan gugatan lewat dewan tenaga kerja nasional Amerika Serikat (NLRB) dengan menyebut jajaran managemen tertinggi di Google berusaha membungkam suaranya.

James Damore, adalah seorang insinyur perangkat lunak senior di Google (posisi tingkat menengah di perusahaan). Damore, yang memegang gelar doktor dalam biologi sistem dari Harvard dan pernah bekerja di Google sejak 2013.

Sumber: www.vox.com