Puas Dengan Kinerja Pemerintah, Golkar Makin Mantap Dukung Jokowi di Pilpres 2019

Ketua Komisi II DPR RI Zainudin Amali /Foto: Sayangi.Com

Jakarta, Sayangi.Com– Ketua DPP Golkar yang juga Ketua Komisi II DPR RI, Zainudin Amali, mengapresiasi kinerja positif Pemerintah yang disampaikan Presiden Jokowi dalam pidato kenegaraan di sidang tahunan MPR/DPR/DPD, Rabu (16/8) siang.

Zainudin mencatat sejumlah pencapaian positif yang disampaikan Jokowi selama tiga tahun masa Kabinet Kerja. Antara lain, pertumbuhan ekonomi yang stabil di tengah penurunan perekonomian dunia, meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 68,90 di tahun 2014 menjadi 70,18 di tahun 2016, turunnya tingkat kesenjangan atau Gini Ratio dari 0,414 pada September 2014 menjadi 0,393 pada Maret 2017, gencarnya pembangunan infrastruktur di daerah yang masih tertinggal, serta banyaknya program pemerataan ekonomi melalui subsidi kepada rakyat kecil hingga kebijakan BBM satu harga di daerah terpencil.

“Di bidang politik juga banyak kemajuan yang dicapai. Misalnya, Pilkada serentak di 101 daerah pada tahun 2017 yang berjalan aman dan damai. Presiden juga mengapresiasi peningkatan kinerja masing-masing lembaga negara dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” kata Zainudin, saat ditemui Sayangi.Com, di Gedung DPR/MPR, Rabu sore.

Zainudin mengaku terkesan dengan pidato Jokowi yang jujur mengatakan bahwa belum semua rakyat Indonesia merasakan buah kemerdekaan yang tahun ini menginjak 72 tahun. Bahwa manfaat pembangunan belum sepenuhnya merata di seluruh pelosok tanah air, bahwa keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia belum sepenuhnya bisa diwujudkan.

“Presiden menyampaikan pidato yang jujur. Mengakui masih banyak kekurangan, tapi itu menjadi tekad untuk lebih menggalakkan program pemerataan ekonomi di tahun mendatang. Secara keseluruhan, Pemerintah berada di jalur atau track yang benar,” kata Zainudin.

Zainudin menilai pidato Jokowi juga menunjukkan bahwa ia adalah seorang yang berkarakter kuat, sebagai pemimpin dari sebuah negara besar dengan penduduk 250 juta lebih.

“Jokowi mengingatkan seluruh rakyat Indonesia agar menjadi bangsa petarung, meninggalkan mental budak, karakter rendah diri, pecundang, dan selalu pesimis dalam melihat hari esok,” ujarnya.

Setelah mendengar pidato kenegaraan tadi, Zainudin menyatakan, Partai Golkar semakin mantap untuk mencalonkan kembali Jokowi pada Pemilu Presiden 2019.