Situasi Belum Tepat, Presiden Tunda Peluncuran Paket Kebijakan Ekonomi XVI

Staf Khusus Presiden Johan Budi /Foto: dok. Sayangi.com

Jakarta, Sayangi.Com– Presiden Joko Widodo memutuskan menunda peluncuran Paket Kebijakan Ekonomi XVI karena menilai situasi dan kondisi yang belum tepat.

“Pengumuman Paket Kebijakan Ekonomi XVI diundur, saya tidak tahu jadinya kapan,” kata Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi SP di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (21/8).

Johan mengatakan, pengumuman paket kebijakan ekonomi XVI semula direncanakan setelah peringatan HUT Ke-72 Kemerdekaan RI.

“Tapi, mengingat situasinya belum tepat, kemarin diputuskan diundur,” kata Johan.

Mengenai isi paket kebijakan tersebut, Johan mempersilakan wartawan bertanya ke Menko Perekonomian Darmin Nasution.

Beberapa waktu lalu, Darmin Nasution menjelaskan kepada wartawan, paket kebijakan ekonomi XVI akan menugaskan setiap kementerian dan lembaga untuk membentuk satuan tugas untuk mengawal serta menyelesaikan perizinan investasi. Pemerintah daerah juga akan diarahkan untuk melakukan hal serupa.

Tujuannya, kata Darmin, untuk mempermudah calon investor di berbagai sektor industri dalam mengurus izin di tingkat pusat maupun daerah.

Sebelumnya, pemerintah telah meluncurkan paket kebijakan ekonomi XV untuk mengembangkan usaha dan daya saing penyedia jasa logistik nasional.