Polisi Akan Lakukan Gelar Perkara Terhadap Kasus Kematian Bayi Debora

Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Adi Deriyan Jayamarta. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Direskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Adi Deriyan Jayamarta mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih mendalami kasus kematian bayi empat bulan bernama Tiara Debora Simanjorang. Seperti diketahui, Debora meninggal diduga karena terlambat mendapat di RS Mitra Keluarga Kalideres.

Menurut Adi, hasil dari pengumpulan keterangan tersebut akan menjadi acuan dalam gelar perkara. Sehingga nantinya penyidik dapat memiliki gambaran apa penyebab sesungguhnya dari kematian Debora.

“Bila nanti dalam gelar perkara diputuskan ada pidana, kita akan tindaklanjuti hasil laporan lidik itu ke tahap penyidikan,” ujar Adi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (13/9).

Adi juga mengatakan, dalam proses menegaskan, tahapan ini dilakukan penyidik hingga penyidik menemukan titik terang terkait kasus ini. Selain itu, proses ini guna menentukan apakah kasus itu dapat dijerat dengan pasal 190 UU kesehatan atau ada pasal lain.

“Kalau kami mencermati dari pasal tersebut adalah pimpinan fasilitas kesehatan atau tenaga kesehatan yang tidak memberikan pelayanan atau tindakan medis terhadap pasien dalam kondisi kritis,” jelasnya.

Bila ditemukan kesalahan prosedur, lanjut Adi, pihak rumah sakit kemungkinan dapat menghadapi pidana tergantung pasal yang dilanggar. Bahkan bila terbukti, dapat diancam dengan pidana 10 tahun penjara.

“Ketiadaan tindakan medis tersebut menyebabkan bayi Debora meninggal dunia. Ancamannya cukup tinggi yakni (pidana) 10 tahun kalau terbukti,” pungkasnya.