Menlu AS Ke Beijing,Bahas Kunjungan Trump

Sekretaris Negara AS Rex Tillerson berjabat tangan dengan Presiden China Xi Jinping sebelum pertemuan mereka di Aula Besar Rakyat pada 30 September 2017 di Beijing, China. Foto Reuters
Sekretaris Negara AS Rex Tillerson berjabat tangan dengan Presiden China Xi Jinping sebelum pertemuan mereka di Aula Besar Rakyat pada 30 September 2017 di Beijing, China. Foto Reuters

Beijing Sayangi.com- Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson bertemu Presiden China Xi Jinping di Beijing, Sabtu (30/9). Pertemuan ini guna membahas rencana kunjungan Presiden Donald Trump pada akhir tahun ini.

Kunjungan Trump yang diagendakan dalam kunjungannya ke Asia Tenggara untuk menghadiri KTT APEC di Vietnam. Kunjungan Trump ke China nanti merupakan kunjungan balasan atas kunjungan Xi ke AS pada bulan April lalu.

“Kunjungan Trump yang direncanakan bulan November nanti sangat penting bagi hubungan bilateral kami,” kata Xi sebagaimana dikutip Kantor Berita Xinhua Minggu (1/10).

Ia menambahkan “Kunjungan tersebut kesempatan yang sangat bagus bagi peningkatan hubungan China-AS,” ujarnya.

Xi mengatakan hubungan China-U.S pada umumnya stabil, dan dia sering berkomunikasi dengan Presiden Trump. Tim negara China dan A.S. harus menerapkan konsensus yang dicapai oleh dua kepala negara.

Konsesus dijalankan guna saling memahami hubungan bilateral, saling menghormati, dan fokus pada kerja sama sambil menangani perbedaan dengan baik dan benar, kata Xi.

“China menganggap kunjungan Presiden Trump ke Beijing sangat penting. Dan saya berharap saya akan dapat bekerja sama dengannya untuk membuat garis besar dan memajukan hubungan bilateral di tahun-tahun mendatang,” kata Xi.

Dia juga menginginkan kedua belah pihak bisa mengatasi perbedaan dan isu sensitif melalui dialog dan konsultasi dengan saling menghormati kepentingan masing-masing agar stabilitas hubungan bilateral dapat terpelihara dengan baik.

Xi juga mengatakan tim di kedua belah pihak harus bekerja sama untuk membuat kunjungan Trump “sukses dan istimewa.”

Menlu AS Tillerson menyampaikan salam Trump kepada Xi, dengan mengatakan bahwa presiden A.S. menantikan kunjungannya ke China. Ia juga menyampaikan kemajuan dalam hubungan A.S.-China di bawah naungan kedua presiden tersebut.

Tillerson juga mengatakan bahwa Amerika Serikat menghargai hubungannya dengan China dan berharap berharap adanya saling percaya dan kerja sama konkret di beberapa sektor terutama dalam mengatasi tantangan global.