Bermasalah Dengan Beberapa Media Online, Dhani Merasa Tidak Perlu ke Dewan Pers

Ahmad Dhani. (Foto: Sayangi.com)

Jakarta, Sayangi.com – Ahmad Dhani mendatangi Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, pada Jumat (6/10). Kedatangan musisi berkepala plontos ini adalah guna menindaklanjuti laporannya ke Bareskrim Polri beberapa waktu.

Dhani sendiri melaporkan beberapa media online ke Bareskrim karena dirasa telah memfitnah dan mencemarkan nama baiknya. Dalam pemberitaan media online yang ia laporkan, terdapat berita yang menyebut Dhani dipecat dari perusahaan karaoke Masterpiece.

Menurut Dhani, laporannya ditangani terpisah di dua Direktorat di Polda Metro Jaya. Pertama, lanjutnya, Ditreskrimum menangani tentang pasal KUHP, sedangkan Ditreskrimsus menangani mengenai UU ITE.

“Kita di Bareskrim buat laporan harus koordinasi dengan cyber, karena waktu itu cyber tidak ada jadi masuknya pidana umum dulu. Setelah itu dilimpahkan ke pihak Ditreskrimum, kita akan koordinasi dengan Ditreskrimsus untuk buat laporannya. Mereka juga akan koordinasi dengan penyatuan laporannya, awal dari sini nanti ditindaklanjuti Krimsus,” ujar Dhani di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (6/10).

Pentolan grup musik Dewa 19 ini mengaku, penyidik menanyakan 11 pertanyaan kepada dirinya. Materi pertanyaannya, kata Dhani, masih berkisar soal kepemilikan saham dia di karaoke Masterpiece.

“Materinya tentang pembuktian bahwa saya adalah sebagai owner dari PT yang menaungi Masterpiece. Sebelum tukang fitnah ini diperiksa saya mengumpulkan bukti-bukti kelengkapan saya, administrasi,” tuturnya.

Suami Mulan Jameela ini juga merasa dirinya tidak perlu ke dewan pers, untuk menyelesaikan masalahnya dengan beberapa media tersebut. Karena menurutnya, urusan hukum untuk media online adalah melalui pihak kepolisian.

“Kalau (media) online itu langsung (gunakan UU) ITE, kalau (media) cetak, film itu dewan pers. Tapi kalau online ranahnya ITE, nggak perlu (ke dewan pers),” tegasnya.

Setidaknya ada sepuluh nama media online yang dilaporkan oleh Dhani. Kesepuluh media tersebut yaitu Jawapos.com, Tribunnews.com, Bintang.com, Radarcirebon.com, Pojoksatu.com, Harianbernas.com, Indopost.co.id, Inikata.com, fajar.co.id, dan Okezone.com.