Korea Utara Sebut “Teroris CIA” Pernah Coba Bunuh Kim Jong-un Lewat Senjata Kimia

Foto Daily Express
Foto Daily Express

Pyongyang,Sayangi.com – Perang wacana antara Korea Utara dan Amerika Serikat seolah tak pernah henti. Belum lama ini Korea Utara telah mengklaim bahwa AS mencoba membunuh Pemimpin Tertingginya, Kim Jong-un, awal tahun ini.

Klaim tersebut diungkapkan Kantor Berita Korea Utara (KCNA) yang mengklaim bahwa CIA berusaha menggunakan racun kimia atau biologi untuk membunuh Kim Jong un. Upaya dugaan tersebut menunjukkan AS adalah “pelaku utama di balik terorisme”, tulisnya.

Media itu juga mengklaim AS “mengubah warnanya” seperti “bunglon” untuk membenarkan penggulingan pemerintah di negara lain.

KCNA menuduh Washington menggunakan perang melawan terorisme untuk membenarkan intervensi di Afghanistan, Irak dan Libya.

Uji coba rudal Korea Utara yang terus berlanjut telah memperdalam ketegangan dengan AS dan menyebabkan Donald Trump mengancam untuk “menghancurkan negara komunis tersebut secara total.

Pemerintah Korea Utara mengklaim pada Mei lalu, mereka telah menggagalkan rencana AS dan Korea Selatan untuk membunuh Pemimpin Tertingginya.

Seorang pria yang diduga sebagai “Kim” dibayar untuk melakukan serangan dengan zat biologi. Kementerian Keamanan Negara Korut mengklaim peristiwa itu. Sementara CIA menolak mengomentari laporan tersebut.

Kantor berita KCNA┬ámerupakan sayap propaganda Partai Pekerja yang berkuasa di negara Korut ini menuliskan : “Pada bulan Mei tahun ini, sekelompok teroris kejam yang menyusup ke negara kita atas perintah Badan Intelijen Pusat (CIA) AS dan Dinas Intelijen boneka Korea Selatan.

Sekelompok penyusup yang tertangkap, tersebut bertujuan melakukan terorisme yang disponsori negara terhadap markas besar kita dengan menggunakan bahan kimia dan biologis.

“Ini jelas menunjukkan sifat sejati Amerika Serikat sebagai pelakunya utama di balik terorisme” tulis KCNA. Propaganda KCNA juga mengklaim AS “mengubah warnanya” seperti “bunglon” untuk membenarkan penggulingan pemerintah di negara lain.

Korea Utara memiliki sejarah membuat pernyataan perdebatan yang tidak bisa diverifikasi. Sebelumnya Korut mengklaim bahwa AS dan Korea Selatan telah menetas sebuah plot, yang diberi nama “Plan Jupiter”, untuk membunuh Kim Jong-un.

Sumber:independent.co.uk