Polisi Amankan Tersangka Penyebar Konten Porno ke Instagram Nafa Urbach

Nafa Urbach di Polda Metro Jaya. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Penyidik dari Ditreskrimsus Polda Metro Jaya akhirnya berhasil mengamankan seorang pelaku, yang diduga mengirim konten bermuatan pornografi ke akun instagram Nafa Urbach. Tersangka berhasil diamankan di kawasan Marga Asih, Bandung, pada Kamis (5/10) lalu.

Kanit 5 Cybercrime Polda Metro Jaya Kompol James Hutajulu mengatakan, tersangka berinisial MHHS masih berusia 19 tahun. Menurut James, tersangka mengirim konten berbau pornografi, karena tersangka tertarik pada penyanyi berwajah sendu tersebut.

“Jadi kalau menurut pengakuan karena dia iseng. Tapi karena kita punya bukti-bukti pendukung, bahwa benar dia sengaja kirim pesan porno ke Instagram Nafa,” ujar James di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (10/10).

Menurut James, awalnya Nafa merasa geram karena di akun media sosialnya ada yang mengirim konten pornografi. Setelah melapor, akhirnya pihak kepolisian dapat mengamankan tersangka.

Menurut James, Awalnya Nafa merasa geram lantaran anak semata wayangnya digoda pedofil melalui komentar tak senonoh di kolom sebuah berita. Dari situ Nafa Urbach melaporkan beberapa akun ke Polda Metro Jaya.

“Kita melakukan penyelidikan dan penyidikan, kemudian kita berhasil ungkap dan tangkap tersangka,” katanya.

Lebih jauh James menuturkan, bahwa tersangka merupakan penggemar anime porno. Hal itulah juga yang dikirimkan ke akun instagram Nafa.

“Ada bukti berupa gambar anime sama, yang juga sama dengan yang dikirim tersangka ke akun Mbak Nafa, anime pornografi,” jelasnya.

Hingga saat ini, lanjut James, pihaknya belum menemukan bukti bahwa tersangka adalah seorang paedofilia. Pasalnya, sebelumnya Nafa juga menduga bahwa tersangka menggoda anaknya dalam akun instagram milik Nafa.

“Sementara ini belum (ada bukti kalau tersangka seorang paedofil), yang bersangkutan baru mengakui menyukai anime pornografi saja,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Nafa Urbach menghaturkan terimakasih kepada kepolisian karena telah berhasil mengamankan tersangka. Nafa mengaku kaget, karena tersangka masih berusia sangat belia.

“Nggak nyangka banget umurnya masih 19 tahun ya. Semoga dengan kejadian ini para orang tua lebih waspada menjaga anak-anaknya, karena di luar banyak orang-orang jahat,” katanya.

Lebih jauh Nafa mengaku telah memaafkan tersangka secara pribadi. Akan tetapi, menurutnya proses hukum yang dijalani tersangka harus tetap dilanjutkan.

“Kalau minta maaf dimaafin, tetapi proses hukum tetap dijalankan. Karena ini berhubungan dengan anak ya,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, MHHS akan dijerat dengan Pasal 27 ayat (1) jo Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).