Ini Alasan Polisi Tidak Limpahkan Laporan Dirdik KPK ke Dewan Pers

Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK Brigjen (Pol) Aris Budiman
Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK Brigjen (Pol) Aris Budiman

Jakarta, Sayangi.com – Pihak Ditreskrimsus Polda Metro Jaya memanggil Pemimpin Redaksi Rosiana Silalahi dan jurnalis senior Kompas TV Aiman Witjaksono. Pemanggilan mereka adalah untuk dimintai keterangan sebagai saksi dari laporan yang dilayangkan Direktur Penyidik KPK brigjend Pol Aris Budiman.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, keduanya dipanggil karena penyidik membutuhkan informasi terkait statemen koordinator ICW Donal Fariz. Karena seperti diketahui, Aris Budiman melaporkan Donal karena Aris merasa Donal mencemarkan namanya.

“Jadi penyidik menanyakan kepada yang bersangkutan terkait dengan program tersebut. Program seperti apa, perencanaan tayang seperti apa, ditayangkan kapan, seputar itu. Kemudian ada jawaban daripada narasumber, ada beberapa pertanyaan, ini belum selesai,” jelasnya.

Saat ditanya mengapa kasus itu tidak dibawa ke dewan pers, Argo menjawab obyek yang dilaporkan bukan medianya. Akan tetapi yang dilaporkan adalah konten dalam suatu program di media tersebut.

“Ini yang kita sengketa bukan dengan media tetapi ada narasumber yang ngomong dalam suatu program. Jadi kita tetap memeriksa media ini sebagai saksi, apakah bener program itu ada di media tersebut, kan gitu,” jelas Argo.

Argo juga belum dapat memastikan, apakah penyidik akan memanggil pihak dewan pers atau tidak dalam kasus tersebut. Pasalnya, saat ini penyidik masih mengembangkan laporan tersebut.

“Nanti kita lihat itu perkembangan penyidik, karena untuk sementara bertahap pemeriksaannya,” tuturnya.

Nantinya, kata Argo, pihak penyidik juga akan memanggil koordinator ICW Donal Fariz sebagai pihak terlapor. Namun, Argo belum dapat memastikan kapam pihaknya akan memanggil Donal.

“Nanti kalau semuanya sudah selesai pemeriksaan saksi yang lain, mungkin nanti akan kita periksa,” kata Argo.