Pakistan Dan Amerika Serikat Bahas Perangi Terorisme

Foto Pakistan Today
Foto Pakistan Today

Islamabad,Sayangi.com- Dalam sebuah pertemuan bilateral, Delegasi Pakistan dan Amerika Serikat menekankan pentingnya kerjasama yang lebih dalam dan yang lebih baik untuk menghadapi ancaman terorisme.

Hal itu  dikatakan juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan Nafees Zakaria pada hari Kamis (12/10) waktu setempat.

Dilansir dari Pakistan Delegasi AS sebanyak 10 orang dipimpin oleh Asisten Wakil Presiden Lisa Curtis. Sedangkan pihak delegasi Pakistan dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Tehmina Janjua

Pertemuan Bilateral tersebut membahas Status hubungan Pak-AS di berbagai wilayah. Dan situasi regional, termasuk pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di Kashmir. Hubungan Pakistan dengan negara tetangga timur India dan situasi di Afghanistan.

Zakaria menambahkan, “Kedua belah pihak mencatat pentingnya pemahaman yang lebih baik dan koalisi yang lebih dalam untuk menghadapi tantangan terutama terorisme yang merupakan musuh bersama,” papar Zakaria.

Sebelumnya pada tanggal 4 Oktober, Sekretaris Negara AS Rex Tillerson mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Khawaja Asif.

Dalam sebuah pertemuan pada tanggal 4 Oktober, Sekretaris AS Rex Tillerson mengatakan bahwa kemitraan Pakistan diperlukan untuk stabilitas jangka panjang di kawasan Asia Selatan.

“Bukan hanya persoalan Afghanistan, tapi juga pentingnya stabilitas jangka panjang Pakistan dan Pakistan,” katanya saat berbicara tentang kebijakan AS menuju Asia Selatan.

“Kami ingin pemerintah Pakistan menjadi stabil, damai. Banyaknya masalah yang sama yang mereka hadapi di Pakistan adalah masalah kami, ungkap Tillerson. Jadi kami pikir ada kesempatan untuk memperkuat hubungan itu. ”

Sebelumnya, hubungan Pakistan dan AS mulai memburuk ketika Presiden AS Donald Trump mengkritik kebijakan Pakistan terkait kebijakan Afghanistan barunya. Trump telah menuduh Pakistan menyembunyikan teroris.

Namun, hubungan tersebut mulai membaik saat Perdana Menteri Shahid Khaqan Abbasi, Menteri Luar Negeri Khwaja Asif menemui pihak berwenang AS, sementara Menteri Dalam Negeri Ahsan Iqbal melakukan kunjungan ke AS selama tiga hari.