Tersangka Kericuhan di Depan Kemendagri Diancam Pidana Lima Tahun Kurungan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)
Jakarta, Sayangi.com – Pihak Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menetapkan 11 orang sebagai tersangka kasus pengrusakan, dan penganiayaan yang terjadi di depan gedung Kemendagri. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, pasca ditetapkan sebagai tersangka, kesebelas tersangka itu langsung ditahan.
“Terhitung tanggal 12 Oktober kita lakukan penahanan. Penahanan untuk 20 hari kedepan,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (13/10).
Argo membantah bahwa pengrusakan dan penganiayaan itu ditunggangi oleh pihak-pihak tertentu. Menurutnya, insiden tersebut terjadi secara spontan belaka.
“Untuk sementara, setelah kita lakukan pemeriksaan adalah spontan yang dia melakukan kegiatan itu. Terlalu lama menunggu sudah merasa jenuh, jadi dia mungkin kemarin puncaknya kejenuhan dan dilampiaskan seperti itu,” urainya.
Saat ini, lanjut Argo, penyidik tengah bekerja untuk melengkapi berkas penyidikan para tersangka. Setelah selesai pemberkasan, berkas tersebut akan dilimpahkan ke kejaksaan.
“Kita (masih) proses, kita berkas, kita ajukan ke kejaksaan,” katanya.
Untuk para tersangka sendiri akan dikenakan pasal tentang pengeroyokan dan pengrusakan. Dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun kurungan penjara.
“Kita kenakan pasal 170 ya untuk 11 orang ini, tentang pengeroyokan terhadap orang dan barang. Kemudian 160 dan pasal 406 yaitu pengrusakan, dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun,” katanya.