Tersangka Nikahsirri.com Minta Penangguhan Penahanan, Polisi: Ajukan Suratnya Dulu

Istri dari tersangka kasus nikahsirri.com Aris Wahyudi, Rani Tania dan pengacaranya Henry Indraguna saat mendatangi Polda Metro Jaya, Kamis (12/10).

Jakarta, Sayangi.com – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, silakan saja bila pihak pengacara tersangka kasus dugaan pornografi dan perdagangan manusia, Aris Wahyudi ingin mengajukan penangguhan penahanan. Menurut Argo, pengajuan penangguhan penahanan merupakan hak dari tiap tersangka.

“Itu hak mereka, silakan ajukan aja,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (13/10).

Hingga saat ini, lanjut Argo, pihaknya belum menerima surat penangguhan penahanan, dari pihak kuasa hukum tersangka kasus nikahsirri.com itu. Ia juga mengatakan, ia belum tahu penangguhan penahanan itu nantinya akan disetujui atau ditolak.

“Ngajukan aja belum kok, suruh ngajukan dulu. Ajukan, nanti dianalisa sama penyidik,” katanya.

Namun, kata Argo, dikabulkan atau tidaknya penangguhan penahanan tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan penyidik. “Ya nanti tergantung penyidik,” ucapnya.

Seperti diketahui, kuasa hukum Aris Wahyudi, Henry Indraguna mengatakan, sudah mengajukan permohonan penangguhan kepada pihak Polda Metro Jaya. Bahkan menurutnya, beberapa pihak berani menjamin penangguhan penahanan itu.

“Sudah kami ajukan penangguhan penahanan, kami minta kepada penyidik juga mohon. Kasihan kepada pak Aris,” ujar Henry.

Sebelumnya, penggagas situs nikahsirri.com Aris Wahyudi, diamankan oleh pihak kepolisian pada Minggu (29/9) lalu. Aris disangkakan melanggar Pasal 4, Pasal 29 dan Pasal 30 UU No.44 Tahun 2008 tentang Pornografi juncto Pasal 27, Pasal 45, Pasal 52 ayat (1) UU No.11 Tahun 2008 tentang ITE.