Penghina Kapolri di Lampung Dituntut 18 Bulan Penjara

M Ali Amin Said

Jakarta, Sayangi.com – Jaksa penuntut Umum Kejati Lampung, Suparman, menuntut terdakwa M Ali Amin Said (35), warga Desa Way Kalam, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, selama satu tahun dan enam bulan (18 bulan) penjara. Selain itu, terdakwa juga dibebankan menbayar uang denda sebesar Rp5 Juta, subsider 3 bulan kurungan.

Menurut Jaksa Suparman, terdakwa dinyatakan bersalah diancam melanggar pasal Pasal 29 UU ITE tahun 2008 yang menyatakan Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang berisi ancaman kekerasaan atau menakut-nakuti yang dutujukkan secara pribadi (Cyber Stalking).

“Menyatakan terdakwa bersala melanggar Pasal 29 UU ITE tahun 2008, menjatuhkan hukuman selama 18 bulan penjara, pidana denda Rp5 Juta serta Sub 3 bulan penjara, dikurang selama terdakwa berada dalam sel tahanan dan terdakwa dinyatakan tetap ditahan,” ujar Suparman di persidangan yang di gelar di Pengadilan Negeri, Kelas 1A, Tanjungkarang, Selasa (17/10/2017) petang.

Zainudin Hasan, penasehat Hukum terdakwa usai sidang mengatakan keberatan atas tuntutan tersebut. Menurutnya dalam keterangan ahli bahasa meyebutkan postingan di facebook terdakwa bukan bernada acman melainkan sindiran lantaran kesal terhadap Kapolri.

“Hukuman itu masih berat menurt kami, apa lagi ahli mengatakan itu bukan ancaman tapi sindiran. Seorang Kapolri tidak mungkin takut, pembuktiaan jaksa tidak kuat dalam hal ini,” kata dia.

Jika memang terdakwa menkut-nakuti hadirkan Kapolri, pertanyakan apakah dia takut.
“Disini Pasal 29 tentang menakut-nakuti itu sebetulnya sudah patah, untuk denda Rp5 Juta itu sangat berat, terlebih dia tulung punggu apa lagi sebentar lagi istrinya melahirkan. Semenjak dia dipenjara istrinya luntang lantung mencari penghidupan,” katanya.

Sebelumnya, M Ali Amin Said ditangkap aparat kepolisian Polda Lampung lantaran telah menghina dan mengancam Kapolri melalui akun facebooknya yang Ali Fakih Alkalami pada Senin (29/5/2017).

Baca: Ancam Kapolri di Laman Facebook, Pria Ini Ditangkap Polda Lampung

Ia menulis “Tito jika kau berani penjarakan ulama kami (Habib Riziq Sihab) maka demi allah berarti kau sedang menggali liang kubur kau dewek, jangan lari kau mang tito, dak lamo lagi palak kau itu nak ku giling ku jadike adonan pempek, tunggu bae kagek ado cerito pempek palembang rasa tito”.