Formaju Tunda Unjuk Rasa Tutup Alexis, Ini Alasannya

Hotel Alexis, jakarta (Foto: Ist)

Jakarta, Sayangi.com – Sejumlah orang yang mengatasnamakan Masyarakat Jakarta Utara (Formaju) rencananya akan menggelar aksi unjuk rasa untuk mendorong Pemprov DKI menutup Hotel Alexis. Namun, aksi yang rencananya digelar hari ini, Kamis (19/10) akhirnya ditunda.

Ketua Formaju Muhammad Yusuf mengatakan, aksi tersebut batal digelar karena pihaknya menerima ancaman. Sehingga, katanya, untuk menghindari kericuhan, akhirnya aksi tersebut ditunda.

“Untuk hari ini tidak jadi (menggelar aksi). Itu untuk menjaga keamanan seluruh pihak karena ada ancaman dan takut terkaji kericuhan yang besar,” ujar Yusuf di Jakarta.

Menurut Yusuf, ancaman tersebut datang dari preman yang menjaga Alexis. Sehingga, aksi yang rencananya diikuti oleh 1.000 orang massa itu diputuskan untuk ditunda.

“Nanti (kalau digelar), justru yang dihadapin itu preman-preman Alexis. Menurut informasi mereka sudah banyak sekali,” tuturnya.

Lebih jauh Yusuf menjelaskan, bahwa apa yang hendak disampaikan oleh massa telah sampai ke telinga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Menurutnya, Anies juga telah menyampaikan akan berusaha menutup hotel di kawasan Pademangan tersebut.

“Minggu setelah kejadian, Alhamdulillah tanggapannya dia (Anies) akan berusaha menunaikan janjinya,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sekelompok massa yang menamakan dirinya Forum Masyarakat Jakarta Utara (Formaju), rencananya akan menggelar unjuk rasa pada Kamis (19/10). Adapun agenda yang dibawa oleh mereka adalah menuntut janji Gubernur dan Wakil Gubernur baru DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno untuk menutup hotel Alexis.

Beredar selebaran yang menjelaskan bahwa akan ada aksi unjuk rasa dari Formaju, untuk mendesak pemerintah DKI Jakarta menutup hotel Alexis. Mereka menilai, selama ini hotel yang berada di kawasan Pademangan, Jakarta Utara itu dijadikan sarang prostitusi terselubung.