Presiden Rusia Ingatkan AS Situasi Emergency Krisis Nuklir Korut

Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto The Independent
Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto The Independent

Sochi,Sayangi.com- Vladimir Putin selaku Presiden Rusia mengungkapkan situasi terkini sehubungan krisis nuklir Korea Utara (Korut) sudah berubah menjadi sangat berbahaya.

Putin memperingatkan Amerika Serikat (AS) untuk tidak mendorong Pyongyang ke “sebuah sudut”, namun dengan berdialog.

Kantor berita Rusia Tass (19/10) menuliskan menurut Putin, tidak ada informasi pasti yang terkait dengan kemampuan negara yang dipimpin Kim Jong-un itu.

Dengan demikian, tidak ada yang tahu apakah mungkin untuk mengatasi Korut dengan satu serangan pre-emptive. ”Situasinya berbahaya,” ungkap Putin, .

“Siapa yang bisa mengatakan apa yang orang Korea Utara sembunyikan dan di mana?.  Lalu apakah satu serangan demi serangan akan menghancurkan semua itu,” ujar Putin.

Keraguan akan solusi militer itulah yang membuat pemimpin Rusia ini mendesak AS untuk dialog. ”Inilah mengapa kita hanya memiliki satu pilihan untuk mencapai sebuah kesepakatan. Kita harus menghormati negara ini.  Peran apa yang dapat dimainkan Rusia? Dalam hal ini, peran mediator,” ujarnya.

”Putin percaya bahwa permasalahan harus dipecahkan dalam dialog. Negara Korea Utara seharusnya tidak mundur ke ‘sebuah sudut’,” papar Putin.

Pendapat tersebut ia sampaikan saat menjadi nara sumber yang berbicara di forum yang digelar oleh Valdai Discussion Club. Lembaga ini merupakan sebuah kelompok think-tank yang berbasis di Moskow.