Ungkap Peredaran Sabu dan Ekstasi, Polres Jakarta Selatan Amankan Empat Tersangka

Kompol Vivick Tjangkung. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)
┬áJakarta, Sayangi.com – Polres Metro Jakarta Selatan berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dan ekstasi, serta mengamankan empat tersangka, yakni AK, MR, AT, dan TS. Keempat tersangka diamankan dari beberapa tempat yang berbeda di Jakarta Selatan.

Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjangkung mengatakan, jaringan tersebut dikendalikan dari dalam Lapas. Para tersangka, lanjut Vivick, sudah selama setahun ini mengedarkan sabu dan pil ekstasi di semua wilayah DKI Jakarta.

“Keempatnya ditangkap di lokasi dan waktu yang berbeda. Barang bukti yang didapatkan juga berbeda, tapi mereka semua satu jaringan, ” ujar Vivick di Mapolres Jakarta Selatan, Jumat (20/10).

Polisi, kata Vivick, pertama kali meringkus tersangka AK di sebuah rumah kawasan Gandaria Utara, Kebayoran Baru. Dari tangan AK, polisi berhasil mengamankan 30 paket sabu seberat 10,64 gram.

Berbekal keterangan dari AK, kata Vivick, polisi berhasil mengamankan tiga tersangka lainnya di kawasan Kebayoran Lama, Sawah Besar dan Tebet. Dari pengungkapan jaringan narkoba ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 1 ons sabu dan 156 butir ekstasi.

Lebih jauh Vivick menjelaskan, bahwa peredaran narkoba itu dikendalikan oleh seorang narapidana yang tengah mendekam di Lapas. Saat ini polisi tengah mendalami apa peran dari narapidana tersebut.

“Alur peredaran dan penjualannya ditentukan oleh pelaku yang ada di Lapas ini. Kami masih kembangkan lebih lanjut,” pungkasnya.