Penelitian Menunjukan Polusi Lebih Mematikan Dibanding Perang,Bencana,Kelaparan

Foto Allianz
Foto Allianz

New York,Sayangi.com- Polusi lingkungan yang terdiri dari udara kotor hingga air yang terkontaminasi setiap tahunnya membunuh lebih banyak orang daripada perang dan kekerasan di dunia.

Jumlah kematian akibat polusulLebih dari sekedar kematian akibat merokok, kelaparan atau bencana alam. Lebih dari AIDS, TBC dan malaria jika digabungkan.

Dari hasil penelitian yang dirilis pada hari Kamis di jurnal medis The Lancet mengatakan satu dari setiap enam kematian dini di dunia pada tahun 2015 sekitar 9 juta orang dapat dikaitkan dengan penyakit akibat polusi.

“Ada banyak studi mengenai polusi, tapi tidak pernah menerima sumber atau perhatian yang sama seperti misalnya, AIDS atau perubahan iklim,” kata pakar epidemiologi, Philip Landrigan.

“Polusi adalah masalah yang sangat besar yang tidak dilihat orang karena mereka melihat sebagai bagian yang terpisah-pisah,” ungkapnya.

Philip Landrigan merupakan dekan kesehatan global dari Icahn School of Medicine di Mount Sinai, New York dan juga penulis utama dari laporan yang dipublish jurnal Lancet

“Ada banyak studi mengenai polusi, tapi tidak pernah menerima sumber atau perhatian yang sama seperti misalnya, AIDS atau perubahan iklim,” kata pakar epidemiologi, Philip Landrigan.

Biaya keuangan dari kematian akibat polusi, penyakit dan kesejahteraan sama besarnya, kata laporan tersebut. Kematian akibat polusi menghabiskan kerugian tahunan sebesar 4,6 triliun atau sekitar 6,2 persen dari ekonomi global,tulisnya.

Laporan tersebut merupakan usaha pertama untuk mengumpulkan data tentang penyakit dan kematian yang disebabkan oleh semua bentuk gabungan pencemaran.

Sumber:nypost.com

n.