Bersepeda Menjadi Gaya Hidup Baru Di Kuba

Foto Shutterstock
Foto Shutterstock

Havana,Sayangi.com– Sejak 2013 pemerintah Kuba mempromosikan penggunaan sepeda sebagai alternatif transportasi publik yang masih minim. Sejak itu bersepeda dengan keluarga menjadi pemandangan biasa di jalan-jalan Kuba yang dipenuhi dengan sepeda dan hanya sedikit mobil.

Dikutip dari dw (22/10) budaya bersepeda di Kuba makin kaya dengan berbagai asesori untuk mempercantik kendaraan tanpa mesin itu. Ini menjadi alternatif utama menghadapi kesulitan ekonomi, sekaligus ramah lingkungan.

Selain sepeda di negara ini juga akan dijumpai Taksi sepeda “bicitaxi”. Alat transportasi ini punya banyak nama, seperti becak, velo taxi, pedicab, taxi sepeda. Di Kuba namanya “bicitaxis” dan menjadi alat transportasi di banyak tempat.

Foto Ibikelondon
Foto Ibikelondon

Sebelumnya Di Cárdenas, alat transportasi publik tradisional adalah kereta roda yang ditarik kuda dan sepeda roda dua dan tiga.

Alat transportasi  beroda tiga mirip becak tersebut dinamai “El tractor amarillo” (“traktor kuning”). Saking populernya alat transportasi ini diangkat dalam lagu yang sangat populer di Kuba.

Di negara Fidel Castro pernah memerintah ini Bicitaxi adalah cara termurah untuk bepergian. Perjalanan pendek sekitar 10 sampai 15 menit ongkosnya dibadrol sekitar 10 sampai 20 pesos (kurang dari Rp. 12.000).

Kuba memeliki Cuaca tropis,tradisi musik yang kaya, cerutu dan mobil klasik terkenal. Jumlah penduduk Kuba hampir 12 juta orang. Kebanyakan dari mereka merupakan keturunan Spanyol dan Afrika yang datang ke pulau itu lebih 500 tahun lalu.

Selama bertahun-tahun warga Amerika Serikat tidak bisa datang ke negara ini karena sanksi era Perang Dingin.  Namun sejak era kepemimpinan Obama larangan tersebut dicabut.  Pemerintah AS sejak Juni 2017  mengijinkan warganya kembali mengadakan kunjungan wisata ke Kuba.