Jambore Kebangsaan dan Wirausaha Besok Dimulai, Panitia Pastikan Tak Ditunggangi Politik

Keterangan pers Jambore Kebangsaan dan Wirausaha di Hotel Ambhara, Jakarta, Senin (23/10) /Foto: Tri Setyo

Jakarta, Sayangi.com– Kelompok Cipayung Plus mulai Selasa (24/10) besok akan menggelar acara Jambore Kebangsaan dan wirausaha di Cibodas, Jawa Barat. Acara yang akan dihadiri 5.000 peserta dan berlangsung sampai 29 Oktober 2017 itu, dijadwalkan akan dibuka oleh Presiden Jokowi.

Ketua Umum HMI Mulyadi P Tamsir mengatakan, jambore tersebut diselenggarakan karena ada kegelisahan generasi muda melihat krisis toleransi yang menjangkiti Indonesia belakangan ini. Selain itu, acara ini juga dimaksudkan agar generasi muda Indonesia dapat menumbuhkan rasa nasionalisme dan semangat berwirausaha.

“Dibutuhkan banyak wirausahawan, banyak entrepreneur baru, untuk bangkitkan semangat nasionalisme. Kita lanjutkan semangat nasionalisme melalui acara jambore kebangsaan dan wirausaha ini,” ujar Mulyadi di hotel Ambhara, Jakarta, Senin (23/10).

Pimpinan Kelompok Cipayung Plus foto bersama dengan tokoh senior Kelompok Cipayung Bursah Zarnubi/ Foto: tri Setyo

Ketua Umum GMNI Kristian Damanik menjelaskan, terselenggaranya acara jambore ini merupakan implementasi dari sikap gotong royong pemuda, yang sudah terbentuk sejak para pendiri bangsa ini berjuang.

“Jambore ini sekaligus ajang untuk menunjukkan ke masyarakat, inilah bentuk gotong royong di kalangan pemuda. Inilah salah satu wujud dari apa yang dicita-citakan para pendiri bangsa kita,” kata Damanik.

Sementara itu Ketum GPII Karman BM mengatakan, ide jambore murni muncul dari gagasan para pemuda. Ia menampik adanya isu bahwa jambore ini digelar karena ada afiliasi politik ke salah satu tokoh.

“Berita terakhir ada yang mengatakan bahwa jambore ini ada urusannya dengan Pencapresan. Ini nggak ada urusan dengan soal Copras Capres,” tegasnya.

Pernyataan senada disampaikan Sekjen PB PMII Sabolah Al Kalamby. Menurutnya, dana yang dipakai untuk menyelenggarakan acara jambore tersebut murni dari pihak sponsor. Tidak ada tunggangan politik dari pihak manapun.

“Ini murni gagasan dari mahasiswa dan pemuda, sumber anggaran kami adalah sponsorship, tidak ada tunggangan politik dari manapun. Kami tegaskan, anggaran adalah dari sponsor yang peduli dengan pemuda,” tuturnya.

Ketum PP PMKRI Angelo Wakekako menuturkan, jambore ini merupakan momentum emas, dan langkah awal menuju Indonesia sebagai negara dominan. Oleh karena itu, rencananya acara jambore akan langsung dibuka oleh Presiden Joko Widodo.

“Terkonfirmasi, Presiden rencananya akan buka acara jambore kebangsaan dan kewirausahaan ini,” urainya.

Ketua Presidium KMHDI Putu Wiratnaya menjelaskan ada sekitar 5.000 peserta yang terkonfirmasi akan hadir dalam acara jambore itu. Para peserta berasal dari seluruh wilayah di Indonesia.

“Jambore ini yang pertama kali dilakukan, tapi kami harap akan ada jambore-jambore selanjutnya. Ada setidaknya 5.000 peserta yang berasal dari Aceh sampai Papua,” katanya

Melalui keterangan persnya, Ketua Panitia Jambore Kebangsaan dan Wirausaha Agus Harta menjelaskan, acara jambore itu akan dihadiri banyak tokoh yang akan menjadi narasumber.

Para tokoh tersebut berasal dari kalangan politik dan pengusaha sukses di Indonesia. Diantaranya adalah Oesman Sapta Odang (Ketua DPD RI), Zulkifli Hasan (Ketua MPR RI), Tito Karnavian (Kapolri), Tjahjo Kumolo (Mendagri), Rini Soemarno (Menteri BUMN), Bahlil Lahadalia (Ketua BPP HIPMI), Yudi Latief (Ketua UKP Pancasila), Ignasius Jonan (Menteri ESDM), Imam Nahrawi (Menpora), Achmad Baiquni (Dirut BNI), Kartiko Wirjoatmodjo (Dirut Mandiri), George Hendrata (CEO Blibli.com), William Tanuwijaya (CEO Tokopedia), Arif Budimanta (Wakil Ketua KEIN), serta para tokoh Cipayung seperti Bursah Zanubi, Muhammad Yamin, Theo L. Sambuaga, dan Azis Syamsuddin.

15 OKP yang merupakan inisiator dan akan hadir dalam acara jambore kebangsaan dan wirausaha tersebut ialah PB HMI, PP KAMMI, PP HIMA PERSIS, PP GMKI, PP PMKRI, PB PMII, PP KMHDI, Presidium GMNI, PP GPII, Presidum Hikmahbudhi, PP HIMMAH Al-Washliyah, PB SEMMI, PB Pemuda Muslimin, PP IPTI, dan PP GEMA Mathla’ul Anwar.