Daftar 5 Pejabat Negara Yang Pernah Ditolak Masuk Wilayah AS

FotoMilitary
Foto Military

Washington DC. Sayangi.com- Berita yang cukup hangat dalam beberapa hari ini adalah ditolaknya Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo untuk memasuki Amerika Serikat (AS).

Hal ini menjadi perbicangan dan membuat rakyat Indonesia meradang. Atas peristiwa tersebut Dubes AS yang ada di Indonesia memohon maaf atas insiden yang menyakitkan tersebut. Namun, Gatot bukanlah pejabat negara pertama yang pernah ditolak masuk AS.

Dilansir dari berbagai sumber (24/10) sebelumnya sudah tercatat beberapa pejabat yang pernah dilarang masuk wilayah AS.

Para pejabat tersebut yang dicekal dilatarbelakangi oleh bermacam peristiwa. Misalnya kerap meprotes kebijakan Internasional AS hingga kategori melakukan aktifitas yang dianggap ilegal di Amerika Serikat.

Berikut daftar 5 nama pejabat negara yang memiliki pengalaman pahit seperti yang dialamai oleh panglima Gatot Nurmantyo

1. Kurt dan Elisabeth Waldheim. Kurt yang berprofesi sebagai diplomat dan politisi Austria. Kurt yang juga pernah menjabat sebagai Utusan Khusus ke Australia.

Dia bersama istrinya, Elisabeth dilarang masuk ke AS pada tahun 1987. Pasangan suami istri itu dilarang masuk AS karena dianggap “memiliki” hubungan dengan Nazi.

2. Gerry Adams. Dia merupakan politisi sayap kanan Irlandia, yang juga merupakan Presiden Sien Fien, kelompok politik sayap kanan Irlandia.

Adams bahkan beberapa kali dilarang masuk ke AS karena dinilai sebagai aktor intelektual dari sejumlah kekerasan yang terjadi di Irlandia pada era 1990an.

3. Hamid Aboutalebi
Dia merupakan utusan Iran untuk PBB, dia dilarang masuk ke AS pada tahun 2014. Dasar dari penolakan ialah ia dianggap pernah berperan sebagai penerjemah bagi militan yang menyerang Kedutaan Besar Amerika di Teheran pada tahun 1979.

Dalam peristiwa tersebut militan Iran telah menahan 52 warga negara Amerika yang disandera selama 444 hari.

4.Tarek William Saab.
Dia merupakan presiden Dewan Moral Venezuela. Selain itu dia juga merupakan mantan Kepala Komisi Kebiajakan Luar Negeri Venezuela.

Ia mengalami penolakan masuk ke AS pada tahun 2002. Dasar penolakan Saab masuk ke AS karena dia diduga “memiliki hubungan” dengan organisasi kriminal. Tentu saja Saab membantah memiliki hubungan tersebut.

5. Narendra Modi
Modi dilarang masuk ke AS pada tahun 2005, padahal saat dia menjabat sebagai Menteri Utama negara bagian Gujarat India. AS secara terang terangan menolak paspor hitam (visa diplomatik) A-2 Mpdi.

Selain itu, visa B-1 / B-2 yang sebelumnya diberikan kepada Modi juga dicabut pemerintah AS. Modi dianggap oleh UU AS merupakan pejabat pemerintah asing yang bertanggung jawab atau terlibat langsung dengan pelanggaran berat kebebasan beragama.

Dibawah UU AS, siapapun yang  punya keterkaitan dengan pelanggaran berat kebebasan beragama maka secara otomatis tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan visa AS.

Setelah Narendra Modi menjabat sebagai Perdana Menteri India barulah ia diizinkan  kembali  memasuki wilayah AS.