Pemikiran Xi Jinping Masuk Konstitusi Partai Komunis China

Presiden China Xi Jinping

Beijing, Sayangi.com–  Partai Komunis China (PKC) memasukkan pemikiran politik Presiden Xi Jinping ke dalam konstitusi partai. Keputusan ini menempatkan Xi Jinping sejajar dengan pendiri China komunis, Mao Zedong, yang pemikirannya dimasukkan ke dalam konstitusi PKC.

Pada akhir Kongres PKC yang berjalan selama seminggu, peserta kongres dengan suara bulat melakukan amandemen untuk memasukkan pemikiran Xi Jinping tentang “Sosialisme dengan Karakteristik China untuk Era Baru” sebagai salah satu prinsip panduannya.

Langkah ini kian mengonsolidasi kekuasaannya menjelang perombakan pimpinan tinggi. Para analisis memprediksikan langkah untuk mengubah konstitusi Partai Komunis itu juga semakin menumbuhkan antisipasi bahwa Xi mungkin tetap menjadi pemimpin China. Presiden Jinping akan tetap paling berpengaruh untuk beberapa waktu ke depan.

PKC akan mengumumkan Komite Tetap yang baru, puncak kekuasaan di China, pada perombakan kepemimpinan dua kali dalam satu dekade. Komite Amandemen terdiri dari tujuh orang. Pemungutan suara telah disetujui secara bulat, tanpa satupun menentang atau abstain.

Ilustrasi Kongres Partai Komunis China (PKC). Foto SCMP
Ilustrasi Kongres Partai Komunis China (PKC). Foto SCMP

Yang termasuk dalam poin amandemen adalah kepemimpinan “mutlak” partai atas militer. Bahwa perang melawan korupsi akan berlanjut, inisiatif pengembangan “Belt and Road” Xi, reformasi sisi penawaran, dan memberikan permainan untuk “peran penentu” dari kekuatan pasar dalam alokasi sumber daya.

“Kongres PKC juga menyatakan bahwa kepemimpinan Partai Komunis China adalah atribut paling penting dari sosialisme dengan karakteristik China. Serta merupakan   kekuatan terbesar dari sistem ini,” tulis partai PKC dalam sebuah pernyataan.

 

Sumber: www.rte.ie