Presiden Israel Dituding Sebagai Seorang Nazi Usai Pidato di Parlemen Penuh Kebencian,

Reuven-Rivlin presiden Israel.Foto huffingtonpost
Reuven-Rivlin presiden Israel.Foto huffingtonpost

Jerusalem, Sayangi.com- Polisi Israel sedang menyelidiki aksi corat-coret yang ditemukan di Israel tengah yang berisi pidato kebencian terhadap presiden negara tersebut. Aksi corat-coret itu terjadi di kota tua Israel, Bnei Brak.

Pada hari Rabu (26/10) para pelakunya menuliskan kata-kata yang menyebut Presiden Reuven Rivlin sebagai seorang pengkhianat dan seorang. Dikulik dari indiatimes (26/10) aksi ini terjadi usai Rivlin,berpidato di parlemen minggu ini.

Pidato presiden di negara ini sifatnya hanya memegang peran seremonial. Namun saat berpidato ia menuduh pemerintah mendelegitimasi institusi demokratis yang penting sebagai bagian dari kampanye untuk menahan oposisi ini.

Isi pidato Rivlin menandai teguran keras merupakan kecaman blak-blakan terhadap bekas partainya Partai Likud,.Tentu saja pidatonya telah memicu kemarahan beberapa anggotanya. Partai Likud yang berkuasa adalah partainya PM Benjamin Netanyahu.

Anggota parlemen oposisi menentang dan mengecam pidato Rivlin yang berapi-api. Bagi anggota parlemen oposisi pidato Rivlin, dianggap menciptakan iklim kebencian.