Dugaan Korupsi Proyek Reklamasi, Polisi Akan Panggil BPRD DKI Jakarta

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Pihak Ditreskrimsus Polda Metro Jaya tengah menyidik kasus dugaan korupsi dalam proyek reklamasi Teluk Jakarta. Hingga saat ini telah puluhan saksi yang dimintai keterangan terkait kasus itu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, pihaknya berencana akan memanggil Badan Pajak Retribusi Daerah (BPRD) Provinsi DKI Jakarta. Hal tersebut dilakukan guna menambah informasi bagi penyidik terkait pajak daerah.

“Kemungkinan dari BPRD yang akan kita undang, akan kita klarifikasi berkaitan dengan pajak daerah. Sudah 30 saksi (dipanggil), kemudian nanti semakin hari kita lihat perkembangan daripada penyidikan kasus reklamasi itu,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/11).

Namun, kata Argo, pemanggilan tersebut tidak dilakukan hari ini. Rencananya, pemanggilan terhadap saksi akan dilakukan pada Rabu mendatang.

“Tentunya nanti agendanya pemanggilannya hari Rabu. Kita akan panggil beberapa orang dijadikan saksi yang berkaitan dengan kasus itu,” jelasnya.

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini juga menuturkan, pemanggilan terhadap saksi dilakukan secara bertahap. Sehingga, nantinya ditemukan suatu rangkaian yang urut terkait kasus tersebut.

“Kita tanya apakah dia ada yang nyuruh atau saat pelaksanaan kegiatan sesuai atau ada yang diselewengkan. Kita akan cari rangkaian khusunya yang pidana itu, sehingga nanti bisa temukan siapa pelakunya,” bebernya.

Saat ditanya mengenai siapa saja pihak BPRD yang rencananya akan dipanggil, Argo belum mau merincinya. Pasalnya, penyidik masih mendalami informasi dari saksi-saksi yang sebelumnya.

“Belum (belum tahu nama BPRD yang akan dipanggil) belum sampai sana ya. Kita masih dalami, jadi artinya bahwa apa itu sesuai harganya apa ada penyelewengan,” kata Argo.