Dalami Dugaan Korupsi Reklamasi, Polda Metro Panggil Tiga Orang BPRD Besok

Kombes Pol Argo Yuwono (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Penyidik dari Ditreskrimsus Polda Metro Jaya masih mendalami kasus dugaan korupsi reklamasi teluk Jakarta. Oleh karena itu, Polda Metro Jaya rencananya akan memanggil pihak dari Badan Pajak Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, pihaknya akan memanggil tiga saksi dari pihak BPRD. Mereka rencananya akan dipanggil pada Rabu (8/11) besok.

“Rencana besok hari Rabu kami akan memanggil tiga saksi. Yaitu Kepala Bidang Peraturan BPRD Provinsi DKI Pak Joko, kedua kami akan panggil Kepala Bidang Perencanaan BPRD DKI Pak Yuandi, ketiga staff BPRD Penjaringan Andri,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (7/11).

Penyidik, kata Argo, besok akan meminta keterangan dari ketiganya mengenai Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP). Pasalnya, ada Peraturan Menteri Keuangan No 139 yang berkaitan dengan klasifikasi dan penetapan NJOP.

“Berkaitan dengan penerapan reklamasi, apakah sudah dilaksanakan sesuai aturan atau tidak, ada perbedaan atau tidak. Kemudian nanti akan kami lihat juga apakah ada kerugian negara dari proyek itu,” tuturnya.

Saat ditanya apakah nilai yang tertera dalam NJOP tersebut tidak sesuai dengan NJOP sebenarnya, Argo belum dapat memastikan. Pasalnya, keterangan tersebut harus diklarifikasi oleh saksi yang memahami.

“Makanya besok akan klarifikasi dulu pada saksi. Setelah kami periksa saksi kami akan mengerti prosesnya seperti apa, jalur-jalurnya seperti apa untuk menentukan nilai,” katanya.

Lebih jauh Argo juga menjelaskan bahwa hingga saat ini ada dua pulau yang telah disidik pihaknya. Mengenai kerugian negara akibat kasus tersebut, Argo mengaku belum tahu.

“Ada dua pulau (yang telah dilakukan penyidikan) ya, pulau C dan D. Belum tahu ya (berapa kerugian negaranya), masih dihitung,” pungkasnya.