Selain BPRD, Polisi Akan Panggil KJPP dan BPK Dalam Dugaan Korupsi Proyek Reklamasi

Proyek Reklamasi Teluk Jakarta

Jakarta, Sayangi.com – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, pihaknya telah memanggil tiga saksi terkait kasus dugaan korupsi proyek reklamasi Teluk Jakarta. Ketiga saksi tersebut berasal dari Badan Pajak Retribusi Daerah.

“Seperti yang saya sampaikan kemarin, bahwa hari ini kita memanggil tiga orang saksi dari BPRD DKI Jakarta,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu (8/11).

Pemanggilan ketiga saksi itu, kata Argo, guna dimintai keterangan mengenai Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP). Pasalnya, pihak BPRD merupakan pihak yang tepat untuk dimintai keterangan terkait hal tersebut.

“Jadi apakah nilai itu ada perbedaan atau tidak sesuai dengan aturan yang ada. Misalnya NJOP nya Rp1000 dan kemudian tidak dilakukan dengan nilai itu, di mark up atau segala macam, apakah ada perbedaan atau tidak,” katanya.

Selain itu, lanjut Argo, pihaknya akan memanggil Kepala BPRD DKI Jakarta Edi dan Kepala Kantor Jasa Penilaian Publik (KJPP) yaitu Dwi Heriyantono. Pemanggilan tersebut rencananya akan dilakukan Kamis (9/11).

“Agenda untuk besok hari Kamis bahwa Ditkrimsus akan memeriksa dua orang lagi sebagai saksi yang pertama bapak Edi Kepala BPRD DKI, kemudian yang kedua adalah bapak Dwi Heriyantono ini adalah Kepala KJPP,” tegasnya.

Lebih jauh Argo menjelaskan, bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil pihak dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Namun, Argo belum dapat memastikan kapan akan memanggil pihak BPK.

“Kita belum memeriksa kebih lanjut, nanti kita juga akan memintai keterangan dari BPK mengenai itu (kerugian negara),” pungkasnya.