Irak : Usai Dilanda Gempa,Diserang Bom Kembar

Lebih dari 50 orang tewas dan setidaknya 80 lainnya cedera dalam serangan bom kembar di Iraq. Foto The AFP
Lebih dari 50 orang tewas dan setidaknya 80 lainnya cedera dalam serangan bom kembar di Iraq. Foto The AFP

Mosul Irak, Sayangi.com- Beberapa saat sebelum ledakan, Irak diguncang gempa besar 7,3 skala ricter. Gempa terjadi di wilayah Kurdi dekat perbatasan Iran dan mewaskan 6 orang.

Gempa terjadi paling besar menggoyang wilayah Irak utara dan Ibu Kota Baghdad. Tidak sesikit bangunan yang  runtuh akibat gempa.

Sampai berita ini diturunkan  belum ada laporan pasti jumlah korban tewas dalam gempa yang berpusat di Penjwin, di Provinsi Sulaimaniyah.

Sebanyak delapan desa rusak di Iran dan setidaknya enam orang tewas di kota perbatasan Qasr-e Shirin di Iran.

Serangan Bom kembar terjadi di Nassiriya, di provinsi Dhi Qar yang kaya minyak Irak. Foto Dailymail
Serangan Bom kembar terjadi di Nassiriya, di provinsi Dhi Qar yang kaya minyak Irak. Foto Dailymail

Baru selesai diguncang gempa,lebih dari 50 orang telah terbunuh dan setidaknya 80 lainnya cedera dalam serangan bom bunuh diri ganda di Irak selatan. Bom bunuh diri diduga dilakukan oleh militan Negara Islam.
Polisi dan pasukan medis menyebutkan Pasukan ISIS menyerang sebuah restoran dan sebuah pos pemeriksaan polisi di jalan raya dekat kota Nassiriya, provinsi Dhi Qar,

Seorang penyerang meledakkan rompi peledaknya di dalam restoran di barat daya kota. Sementara tiga sampai empat penyerang lainnya menembaki orang-orang di dalamnya.

Serangannya diikuti oleh dua pelaku bom bunuh diri, termasuk satu orang yang mengendarai mobil yang dilengkapi dengan bahan peledak. Dimana bom tersebut diledakan tak jauh dari pos pemeriksaan polisi.

Yahya al-Nassiri, gubernur Dhi Qar, mengatakan mayoritas korban tewas diperkirakan akan pergi  ziarah Iran. Para penziarah yang akan ke Iran tersebut yang berada di dalam restoran tersebut.

Dhi Qar didominasi oleh Muslim Syiah, sebuah kelompok yang ISIS – yang adalah Muslim Sunni – menganggap murtad, atau bidah.

Polisi mengatakan jumlah korban tewas bisa meningkat karena beberapa orang yang terluka dalam kondisi kritis. Provinsi Dhi Qar yang didominasi Muslim Shiite terletak sekitar 200 mil tenggara Baghdad.

Wilayah Irak selatan, yang diserang bom ini merupakan sumber sebagian besar minyak Irak diproduksi. Selama ini di wilayah ini bom relatif jarang terjadi.

Sumber: dailymail