Gatot Nurmantyo Bersama KSAD dan KSAL Antar Hadi Tjahjanto Uji Kelayakan di DPR

Panglima TNI Gatot Nurmantyo (kedua kiri) bersama KSAL, KSAD, dan KSAU Hadi Tjahjanto salam komando di Gedung DPR, Rabu (6/12)

Jakarta, Sayangi.Com– Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, bersama KSAD Jenderal Mulyono dan KSAL Laksamana TNI Ade Supandi, kompak mengantarkan KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Panglima TNI di DPR, Rabu (6/12).

Para jenderal bintang empat tersebut datang bersamaan. Keempatnya tiba di Gedung Nusantara II sekitar pukul 09.30 WIB.

“Saya, Pak KSAD dan Pak KSAL datang ke sini mendampingi, mengantar saja. Sebagai wujud bahwa KSAD, KSAL seniornya Pak Hadi, angkatan 83-86, menunjukkan dengan mengantarkan ini siap dipimpin Pak Hadi,” kata Gatot Nurmantyo.

Menurut Gatot, kehadiran para senior tersebut sangat penting karena dalam Akademi Militer, kesan senior-junior terlihat, namun dengan kehadiran KSAD dan KSAL menunjukkan bahwa para senior siap dipimpin Hadi Tjahjanto.

Gatot menegaskan, ketika DPR menyetujui Hadi sebagai Panglima TNI maka dirinya secara tulus akan menyerahkan tongkat kepemimpinan di TNI.

Panglima TNI bersama KSAD dan KSAL hanya mengantarkan Hadi hingga di lobi Nusantara II, setelah itu ketiganya pergi meninggalkan Kompleks Parlemen.

Sejumlah perwira TNI-Polri, alumni AKABRI angkatan 1986, juga ikut mengantar Hadi Tjahjanto ke DPR

Komisi I DPR hari ini menggelar uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI, setelah diputuskan dalam Rapat Internal Komisi I DPR pada Selasa (5/12) kemarin.

Uji kelayakan dimulai pada pukul 10.00 WIB dengan terlebih dahulu melakukan pemeriksaan administrasi sekitar 45 menit. Setelah itu, baru dilakukan rapat uji kelayakan dan kepatutan berupa pemaparan visi misi calon Panglima TNI yang bersifat terbuka.

Saat pendalaman, rapat dilakukan tertutup karena mungkin akan membicarakan banyak hal yang sifatnya rahasia.