Bareskrim Akan Tindaklanjuti Laporan Dugaan Pengusiran Ustad Abdul Somad Saat di Bali

Brigjen Pol M Iqbal. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol M. Iqbal mengatakan, pihaknya telah menerima beberapa laporan terkait dugaan pengusiran yang dialami Ustadz Abdul Somad di Bali beberapa waktu lalu. Saat ini Polri tengah memverifikasi laporan-laporan tersebut.

“Kita lakukan supervisi, kalau misalnya laporan itu diduga ada unsur pidana kita tentunya akan menarik itu ke Bareskrim supaya tidak menyebar. Itu adalah standar prosedur,” ujar Iqbal di Mabes Polri, Jakarta, Senin (18/12).

Menurut Iqbal, sudah ada permintaan maaf dari orang yang diduga melakukan pengusiran terhadap Abdul Somad. Meskipun demikian, ketika belum ada keterangan diterima permintaan maaf, laporan yang sudah masuk ke pihaknya tetap diproses.

Seperti diketahui, salah satu terlapor yakni I Ketut Ismaya telah menyampaikan permintaan maaf. Ia mengaku apa yang dilakukan pihaknya kepada Ustad Abdul Somad adalah sebuah kekeliruan.

“Ketika kata maaf itu diluncurkan oleh yang melakukan sesuatu perbuatan tapi diterima juga oleh korban jadi ada kata saling maaf. Kepolisian dalam hal ini mempunyai hak juga melakukan diskresinya yaitu restorative Justice yakni penegakan hukum dengan keadilan,” katanya.

Seperti diketahui, dugaan pengusiran terhadap Ustad Abdul Somad itu dilaporkan ke polisi oleh perwakilan advokat dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF), Ismar Syafrudin.

Laporan GNPF sendiri diterima dengan Nomor LP/1355/XII/2017 tanggal 12 Desember 2017, atas dugaan tindak pidana provokasi dan atau ujaran kebencian, dan atau pengadangan dan persekusi.