Kecelakaan Maut Metro Mini 69, Polisi Akan Cabut SIM Milik Pengemudi

Bus Metro Mini yang menewaskan pengendara motor di Velbak, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (22/12/2017). (Foto: Humas Polres Metro Jakarta Selatan)

Jakarta, Sayangi.com – Sebuah kecelaan lalu lintas terjadi di jembatan layang atau fly over Kebayoran Lama. Kali ini melibatkan Metro Mini 69 jurusan Blok M-Ciledug.

Metro Mini yang tengah melintas di fly over Kebayoran Lama menuju arah Ciledug lepas kendali dan menghantam beberapa mobil dan sepeda motor. Akibat kecelakaan tersebut, satu pengemudi ojek online meninggal dunia dan beberapa mengalami luka.

Menanggapi hal tersebut Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Halim Pagarra mengatakan, pihaknya akan memberi teguran berat kepada pengelola Metro Mini tersebut. Bahkan, bila sudah berulang kali, Surat Izin Mengemudi yang bersangkutan dapat dicabut.

“Kalau perlu dicabut itu SIM nya seumpamanya kalau sudah berulang. Pasti kalau memang ini kita kasih teguran yang berat,” ujar Halim di Jakarta, Jumat (22/12).

Pencabutan SIM, kata Halim, merupakan suatu keniscayaan bila pengendara melakukan kesalahan berulang kali. Bahkan untuk kasus tersebut, pihaknya akan mengusulkan ke pengadilan.

“Namanya kalau pelanggaran yang sama berulang-ulang ya bisa dicabut SIM nya sama pengadilan, kita usulkan,” tegasnya.

Sementara itu Kasubdit Gakkum Dirlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, ada peraturan yang mengatur tentang kelaikan kendaraan umum di jalan raya.

Menurutnya, umur kendaraan untuk transportasi umum dibatasi maksimal sepuluh tahun. Namun, pihak kepolisian akan memfokuskan penyelidikan pada kejadian kecelakaannya saja.

“Kalau tidak salah dalam Perda nomor 5 tahun 2014 tentang transportasi, ada masa umur kendaraan juga. Kalau tidak salah, Metro Mini juga ada sekitar 10 tahun,” jelasnya.