Resmikan Gedung Anton Soedjarwo, Kapolri: Rumah Sakit Adalah Senjata Lunak Polri

Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Kesehatan Nila F Moeloek saat peresmiaan Gedung Anton Soedjarwo di RS Polri, Kramat Jati, pada Kamis (28/12). (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian meresmikan gedung baru di RS Polri, Kramat Jati, pada Kamis (28/12). Gedung yang difungsikan untuk perawatan pasien VIP dan VVIP ini diberi nama Gedung Anton Soedjarwo.

Menurut Kapolri, penamaan gedung tersebut didasari dari nama mantan Kapolri Jenderal (Purn) Anton Soedjarwo. Jenderal yang pernah menjabat sebagai Kapolri dari tahun 1982 hingga 1986 ini, meninggal dunia di RS Polri Kramat Jati.

“Ini juga merupakan bagian dari Polri untuk meningkatkan kesehatan Pusdokkes (pusat dokter kesehatan) Polri. Kita mengembangkan beberapa Rumah Sakit baru di Sulawesi Barat dan Papua Barat, sehinggga Polri membantu mendukung pemerintah,” ujar Tito di RS Polri Kramat Jati.

Tito juga menjelaskan, hingga saat ini Polri telah memiliki puluhan Rumah Sakit dan ratusan poliklinik di seluruh Indonesia. Sebagian besar Rumah Sakit dan poliklinik tersebut, kata Kapolri, juga dapat digunakan oleh masyarakat umum yang hendak berobat.

“Polri sendiri sudah ada 46 Rumah Sakit dan 546 poliklinik, sebagian besar Rumah Sakit itu adalah badan layanan umum. Jadi menerima bukan anggota Polri, tapi juga masyarakt dengan ruangan yang sudah representatif,” jelasnya.

Lebih jauh mantan Kepala BNPT ini juga menuturkan, bagi Polri, pengembangan Rumah Sakit dan Poliklinik bukan tanpa alasan. Menurut Tito, Rumah Sakit dan Poliklinik merupakan “senjata lunak” Polri bagi masyarakat.

“Pengembangan Rumah Sakit adalah senjata lunak polisi kepada masyarakat, sehingga wajah Polri nggak identik dengan senjata, ada wajah lain yang humanis. Sehingga masyarakat bisa merasakan manfaat jaringan kesehatan kepolisian,” kata Kapolri.

Ditemui di tempat yang sama, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengapresiasi langkah Polri, yang terus menggenjot pembangunan Rumah Sakit dan Poliklinik. Menurut Nila, peresmian gedung Anton Soedjarwo merupakan salah satu wujud nyata Polri, dalam memperhatikan aspek kesehatan

“Kami dari Kemenkes mengapresiasi jajaran kepolisian yang memikirkan untuk kebutuhan kesehatan. Ujung dari semua ini adalah sehat, jadi kita bisa berbuat banyak untuk bangsa kita,” kata Nila.

Dalam acara peresmian tersebut, hadir pula beberapa perwira tinggi Polri seperti, Kepala RS Polri Brigjen Didi Agus Mintadi, Kakorlantas Polri Irjen Pol Royke Lumowa dan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto.