PDI Perjuangan Pertanyakan Keputusan KPU Mereduksi Waktu Verifikasi Faktual Parpol

Arteria Dahlan. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Mahkamah Konstitusi telah membuat keputusan mengenai verifikasi Parpol peserta Pemilu 2019. Dalam keputusannya, MK mengharuskan seluruh Parpol, baik Parpol lama maupun Parpol baru untuk melakukan verifikasi faktual.

Politisi PDI Perjuangan Arteria Dahlan mengatakan, metode yang dilakukan KPU dalam memverifikasi Parpol dapat menurunkan kualitas peserta Pemilu. Pasalnya, dalam revisi PKPU nomor 7 tahun 2017 tentang verifikasi Parpol, KPU memutuskan untuk mereduksi waktu verifikasi.

“Mana ada verifikasi yang dilakukan hanya dua hari. Mana ada verifikasi di Kabupaten atau Kota tiga hari dari awalnya 21 hari. Kalau kita serius, demokrasi serius betul, ikuti aturan main,” ujar Arteria dalam sebuah acara diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (20/1).

Kendati demikian, Arteria yakin bahwa partainya akan lolos tahap verifikasi faktual. Karena menurutnya, PDI Perjuangan telah mempersiapkan verifikiasi faktual yang akan dilakukan oleh KPU.

“PDI Perjuangan menghormati sepenuhnya putusan MK, PDIP siap verifikasi. Kita pastikan PDIP akan lolos karena kita sudah antisipasi,” tegasnya.

Anggota Komisi III DPR RI ini memandang, KPU akan keteteran dengan keputusannya mereduksi waktu untuk verifikasi faktual Parpol. Namun sebagai Parpol yang telah lama mengikuti Pemilu, PDI Perjuangan akan tetap mengikuti proses yang berlaku.

“Yang kami pastikan penyelenggara (KPU) ini akan kedodoran, yang kami pastikan partai politik akan kesulitan mengikuti ritme kerja,” kata Arteria.