Pemimpin Oposisi Rusia Alexei Navalny ‘Bebas Tanpa Tuduhan”

Alexei Navalny Pemimpin oposis Rusia. Foto cbc.ca
Alexei Navalny Pemimpin oposis Rusia. Foto cbc.ca

Rusia,Sayangi.com-Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny telah dilepaskan tanpa denda setelah 15 hari penjara. Dia ditangkap di Moskow pada hari Minggu saat demonstrasi demonstrasi melawan Vladimir Putin telah berkecamuk di negeri beruang ini.

Pengacara Navalny, Olga Mikhailova, mengatakan kepada Reuters bahwa meskipun kliennya telah dibebaskan, dia masih harus menghadap pengadilan di kemudian hari. Jika dituduh melanggar undang-undang tentang demonstrasi, Navalny bisa menghadapi hukuman 30 hari penjara.

Polisi menciduk pemimpin oposisi itu ke dalam gerobak patroli beberapa saat setelah dia muncul dalam demonstrasi untuk mendesak para pemilih untuk memboikot Pilpres pada bulan Maret 2018. Klaim Navallny pemilihan presiden mendatang akan penuh kecurangan.

Saat ditangkap Navalny hanya berjalan tidak jauh dari petugas polisi berpakaian helm. Mereka menggiringnya ke tanah di trotoar dan kemudian menyeretnya ke gerobak patroli. Rekaman video bagaimana Navalny ditangkap menjadi Viral di negara Rusia.

Sebelum dibebaskan, dia meminta pendukungnya untuk melanjutkan demonstrasi. Saat ditangkap ia menulis lewat Twitter: “Mereka telah menahan saya, ini tidak berarti apa-apa. Anda demontrasi bukan untuk saya, tapi untuk masa depan Anda.”. Navalny: Jangan terkecoh, aku masih harapan terbaik Rusia untuk mengusir Putin

Protes terhadap Putin dilaporkan naik turun, mulai dari belasan hingga beberapa ratus orang. Seperti diberitakan sebelumnya Navalny telah dilarang untuk mencalonkan diri dalam pemilihan presiden yang akan datang pada tanggal 18 Maret.  Jajak pendapat menunjukkan bahwa Putin berada di jalur yang mudah untuk menang.

Meskipun Navalny mengatakan dia tahu Putin akan terpilih kembali, kampanye boikotnya ditujukan untuk menurunkan jumlah pemilih untuk mencoba melepaskan kemenangan Putin.

sumber : AFP