WNI Terduga Teroris di Malaysia Berencana Menyerang Biksu di Kuala Lumpur

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Polis Diraja Malaysia telah mengirimkan identitas Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga terlibat dalam gerakan terorisme. Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, pria berinisial MAA bin MB ini berasal dari Jawa Timur.

“Kami juga mendapat informasi langsung dari Polisi Diraja Malaysia bahwa yang bersangkutan (WNI terduga teroris) inisialnya MAA bin MB. MAA berusia 23 tahun, asalnya Jawa Timur,” ujar Setyo dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/1).

MAA, kata Setyo, diduga merencanakan sejumlah aksi terorisme di kantor polisi dan tentara Malaysia. Pria yang diduga memiliki hubungan dengan kelompok ISIS ini juga berencana melakukan pembunuhan terhadap biksu di Malaysia.

“MAA diduga telah membuat rencana serangan terhadap pihak polisi Malaysia dengan merekam video markas besar PDRM,” katanya.

Selain MAA, kata Setyo, pihak kepolisian Malaysia juga menangkap seorang warga negaranya sendiri, yang berprofesi sebagai guru madrasah. Sosok yang diketahui berusia 25 tahun ini berencana menyerang pusat hiburan yang ada di Malaysia.

Untuk WN Malaysia ini, sambung Setyo, memang sudah malang melintang di dunia terorisme. Sebelumnya, ia juga pernah ditahan atas kasus terorisme pada 2015 lalu.

“Yang bersangkutan dilaporkan pernah dijebloskan ke penjara pada tanggal 9 November 2015, atas pelanggaran Undang-undang antiteror Malaysia. Sehingga dijatuhi hukuman penjara 18 bulan dan dibebaskan pada tanggal 9 November 2016,” pungkasnya.