Polisi Berkoordinasi Dengan KPAI Untuk Hilangkan Trauma Bocah Korban Penganiayaan Ibunya

Foto Istimewa KPAI
Foto Istimewa KPAI

Jakarta, Sayangi.com – Penyidik dari Ditreskrimsus Polda Metro Jaya tengah berada di Kuningan, Jawa Barat untuk menyelidiki kasus video yang tengah viral di media sosial. Dalam video, seorang bocah laki-laki berinisial B mengaku telah dianiaya oleh Ibu kandungnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, pihaknya masih menyelidiki apakah Ibu korban merupakan satu-satunya pelaku penganiayaan. Pasalnya, dari informasi yang beredar, ada pelaku lain yang juga kerap menganiaya B.

“Setelah nanti penyelidik sudah menemukan nanti akan mengembangkan, apakah dia (Ibu korban)sendirian. Disinyalir kemarin tidak sendiri, nah apakah itu saudaranya apakah punya hubungan kekerabatan, itu kita kembangkan,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (3/2).

Menurut Argo, korban sudah sering mendapatkan penganiayaan dari Ibunya sendiri. Oleh karena itu, saat ini yang jadi perhatian polisi, adalah juga penanganan trauma terhadap korban.

“Yang jelas ini intens sekali (tindak penganiayaannya), jangan sampai yang bersangkutan si korban trauma akan kejadian ini,” katanya.

Polisi, kata Argo, nantinya juga akan berkoordinasi dengan pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dalam penanganan kasus ini. Pasalnya, korban yang masih berusia delapan tahun ini perlu perhatian khusus, pasca tindak penganiayaan yang menimpanya.

“Pasti kita akan kerjasama dengan KPAI, dan team trauma healing,” pungkasnya.