Gempa Taiwan: Satu Korban WNI Sudah Keluar Rumah Sakit

Ilustrasi Gempa di Hualien Taiwan. Foto ABC News
Ilustrasi Gempa di Hualien Taiwan. Foto ABC News

Taipei,Sayangi.com- Proses evakuasi dan pencarian korban selamat yang masih tertimbun di bawah puing-puing gedung yang runtuh terus dilakukan oleh petugas darurat Taiwan selepas gempa yang menghantam pada Selasa pada Selasa, 6 Februari 2018 malam.

Tim penyelamat menemukan dua korban tewas di sebuah blok apartemen yang mengalami kemiringan drastis usai terjadi gempa bumi di Taiwan. Hal tersebut menambah jumlah korban tewas menjadi 10 orang, di mana puluhan lainnya masih dilaporkan hilang.

Dilansir dari CNN news (9/2) gempa bumi yang mengguncang Taiwan berkekuatan 6,4 SR. Gempa tersebut mengguncang kota destinasi wisata populer Hualien.

Gempa bumi diatas telah membuat sejumlah gedung rusak sehingga memaksa ribuan warga mengungsi di sejumlah sekolah dan stadion lokal.Dilaporkan satu korban warga negara Indonesia (WNI) korban dari gempa tersebut dengan kondisi luka ringan.

Lalu Muhammad Iqbal Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Indonesia menginformasikan WNI korban gempa sudah keluar dari rumah sakit. “Ada satu tenaga kerja kita atas nama Siti Muanisah, mengalami cedera ringan tetapi sudah dirawat dan keluar dari rumah sakit,” ungkap Iqbal kemarin di Jakarta.

Iqbal menambahkan berdasarkan informasi yang dihimpun Kemlu kalau Siti hanya mengalami luka ringan. Terkait laporan WNI yang hilang akibat gempa di Taiwan, Iqbal menjelaskan pihaknya belum mengetahui laporan tersebut.

Siti Muanisah merupakan salah seorang dari total 3.073 WNI yang tinggal di Hualien. Sementara,KBRI Taiwan mencatat sebanyak 258.242 WNI yang berada di Taiwan, dan 90.000 orang diantaranya merupakan TKI.

Sementara itu, Pemerintah Taiwan mengungkapkan sedikitnya 119 orang masih hilang akibat gempa di wilayah Hualien. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah.

Wilayah perairan itu dihantam gempa pada Selasa lalu dengan kekuatan 6,4 skala Richter. Sebanyak 270 orang terluka akibat gempa tersebut. “Empat gedung hancur dan tujuh orang dilaporkan hilang,” ujar pejabat Taiwan.