Dua Algojo ISIS “Geng Beatles” Diciduk Di Suria

Foto CNN
Foto CNN

Dasmaskus,Sayangi.com- Dua personil  Algojo ISIS di “The Beatles” yang bertugas memenggal kepala Tahanan di tangkap di Suriah. Dua orang itu dikenali sebagai militan kelompok Islamic State atau ISIS asal Inggris ditangkap pasukan Kurdi Suriah.

Keduanya kerap berperan dalam eksekusi dan penyiksaan sandera Barat. Kedua militan itu merupakan  bagian dari empat militan yang dijuluki sebagai geng “Beatles”. Julukan ini lantaran  aksen Inggris mereka yang kental.

Alexanda Kotey dan El Shafee Elsheikh dan kelompoknya telah membantai sedikitnya 27 tahanan. Kedua orang ini saat ini ditahan oleh Pasukan Demokratik yang didukung oleh AS pada bulan Januari.

SDF menduga kedua orang tersebut adalah pejuang asing dan menyerahkannya kepada pasukan Operasi Khusus Amerika.

Amerika mengkonfirmasi identitas mereka dengan menggunakan sidik jari dan pengukuran biometrik lainnya. Kedua orang ini adalah anggota dari empat kelompok pejuang asing yang dijuluki “The Beatles” oleh para tawanan mereka karena aksen Inggris mereka yang khas.

Kelompok tersebut dikenal karena kekejaman buas mereka, dengan menundukkan sandera asing untuk melakukan pemukulan, penyiksaan dan eksekusi tiruan.

Mantan anak pengungsi Elsheikh adalah seorang mekanik dari White City di London Barat, dan Alexanda Kotey berasal dari Paddington. Pada bulan Januari 2017, pihak berwenang AS menunjuk Kotey sebagai anggota sel. Pihak berwenang AS  telah menjatuhkan sanksi kepadanya.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan pada saat itu: “Kotey kemungkinan terlibat dalam eksekusi kelompok dan metode penyiksaan yang sangat kejam, termasuk kejutan elektronik dan waterboarding.

“Kotey juga bertindak sebagai perekrut ISIS dan bertanggung jawab untuk merekrut beberapa warga negara Inggris untuk bergabung dalam organisasi teroris.”

Selain Kotey dan El Shafee Elsheikh geng “Beatles”, militan yang paling terkenal adalah Mohammed Emwazi (Jihadi John). Emwazi beberapa kali muncul dalam video sebagai algojo sandera Barat.

Serangan rudal yang dijatuhkan AS dan Inggris diyakini telah membunuh Emwazi. Algojo ISIS ini merupakan warga negara Inggris asal Kuwait

sumber: thesun.co.uk