DPR Dukung Deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA Secara Nasional

Jakarta, Sayangi.com – Wakil Ketua Komisi II DPR RI Fandi Utomo mengatakan Deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA yang dilakukan Bawaslu, merupakan langkah yang baik. Oleh karena itu, DPR RI selaku lembaga legislatif sangat mendukung hal tersebut.

“DPR khususnya Komisi II sangat mendukung deklarasi anti politik uang dan isu SARA. Hal ini demi Pilkada 2018 yang berintegritas,” ujar Fandi di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Sabtu (10/2).

Menurut Fandi, tidak ada pembenaran dalam politik uang dan isu SARA dalam gelaran Pilkada. Apalagi dalam Undang-undang sudah dijelaskan hal tersebut.

“Undang-undang sudah menegaskan tidak dibolehkannya politik uang dan isu SARA,” katanya.

Lebih jauh politisi Partai Demokrat ini juga menegaskan, DPR akan mendukung Undang-undang tersebut. Apalagi saat ini Bawaslu telah terang-terangan mendeklarasikan secara tegas.

“Tidak ada kata lain dari DPR dan kita semua akan memberi dukungan secara nasional,” pungkasnya.

Turut hadir dalam deklarasi tersebut yakni Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Ketua Bawaslu Abhan.

Perwakilan dari Parpol peserta Pilkada yang juga turut hadir adalah, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Golkar, PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Hanura, Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).