Dugaan Penganiayaan Anak di Le Meridien, Polisi Akan Minta Keterangan Pengasuh Korban

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Seorang anak berinisial M (8) diduga telah menjadi korban penganiayaan ibu angkatnya berinisial CW. Penganiayaan itu terjadi di Le Meridien Hotel, Jakarta Pusat.

Kasus tersebut berawal dari laporan Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Reza Indragiri. Dari laporan tersebut, akhirnya polisi menjemput anak tersebut di hotel.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, saat ini M berada di Mapolres Jakarta Pusat. Polisi juga telah meminta keterangan M, ihwal penganiayaan yang dialaminya.

“Kita ambil anak itu, kita bawa ke Polres Jakarta Pusat, kemudian kita interogasi,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (1/3).

Selain meminta keterangan korban, kata Argo, pihak kepolisian juga akan memanggil pengasuh korban berinisial C. Namun pemanggilan tersebut terkendala kondisi kesehatan C, pasalnya C juga telah berusia 60 tahun.

“Jadi kita masih menunggu yang bersangkutan untuk dimintai keterangan,” terangnya.

Dari keterangan yang didapat pihak kepolisian, lanjut Argo, diketahui CW sudah lama menjadi pengasuh M. Saat ini penyidik juga masih mencari tahu asal mula CW bisa menjadi ibu angkat korban.

“Jadi kita masih mengecek, apakah korban adalah anak sendiri, atau anak tetangga. Kita masih melakukan pendalaman, kita belum mendapatkan surat-surat (hak asuh) resminya,” paparnya.

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini juga menduga, penganiayaan ini bukan pertama kali menimpa M. Namun hal ini masih harus dibuktikan secara lengkap oleh penyidik.

“Misal ada kesalahan dia langsung dimasukkan ke kamar mandi, atau kemudian diapakan. Jadi ini kan masih akan kita cek kembali,” kata Argo.