Laporkan Presidennya ke Polisi, Fahri Hamzah Minta Maaf ke Kader dan Simpatisan PKS

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah/Foto: Sayangi.Com

Jakarta, Sayangi.com – Setelah menang secara perdata pada 2016 lalu, nasib Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di PKS tindak kunjung jelas. Hingga saat ini, Presiden PKS Sohibul Iman tidak kunjung mengembalikan posisi Fahri, sebagai salah satu kader partai Islam ini.

Oleh sebab itu, akhirnya Fahri melaporkan Sohibul ke Mapolda Metro Jaya, pada Kamis (8/3), karena dugaan pencemaran nama baik. Ia sadar langkah hukum yang diambilnya akan menimbulkan polemik di internal PKS, namun ia berharap seluruh kader memahami maksudnya.

“Saya terus terang mohon maaf kepada teman-teman kader, simpatisan yang tidak memahami persoalan ini. Ini saya lakukan niatnya baik, supaya partai reputasinya kembali selain reputasi saya,” ujar Fahri di Mapolda Metro Jaya.

Dikatakan Fahri, selama iniPKS merupakan partai yang memiliki reputasi baik. Jangan sampai reputasi yang telah susah payah dibangun, justru hancur karena kepemimpinan yang salah.

“PKS ini kan partai yang punya reputasi baik, tapi dipimpin orang yang tidak mengerti hukum dan bertindak melanggar hukum, melakuan pelanggaran secara sembarangan. Tentu itu menggerus reputasi dari partai kita sendiri,” katanya.

Semenjak tersandung masalah pada awal 2016 lalu, Fahri belum pernah bertemu dan berbicara langsung dengan Sohibul Iman. Sehingga Fahri menyimpulkan segala tuduhan yang dialamatkan kepadanya, hanya sekedar kebohongan semata.

“Saya tanya ada nggak satu alat bukti yang dia katakan itu benar, satu saja alat buktinya dia nggak punya. Itu semua karangan yang saya nggak tahu datang darimana,” tegasnya.

Lebih jauh legislator yang berasal dari Dapil NTB ini memaparkan, bahwa dirinya telah membawa sejumlah barang bukti dan berbagai macam dokumen. Selain itu, ia mengaku sudah menyiapkan beberapa orang saksi, untuk menguatkan laporan tersebut.

“Sehingga laporan saya menjadi lengkap, bahwa telah terjadi tindak pidana yang dilakukan saudara Sohibul Iman,” pungkasnya.