Milah Karmilah Mengaku Kenal Pelaku Skimming Saat Liburan di Bali

Polisi meringkus pembobol atm nasabah bank melalui skimming.

Jakarta, Sayangi.com – Satunya-satunya Warga Negara Indonesia yang menjadi tersangka kasus pembobolan ATM dengan metode skimming, Milah Karmilah (30), mengatakan dirinya tidak tahu jika dirinya akan dilibatkan pelaku lainnya dalam kasus ini. Awalnya, ia memang menjalin hubungan dengan salah satu tersangka, Feren Hugyec.

“Saya sebenarnya nggak tahu yang kayak gini (pembobolan ATM dengan skimming),” ujar Milah di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (18/3).

Wanita asal Bandung ini mengaku, awalnya memang berteman baik dengan Feren. Ia sendiri mengenal Warga Negara Hungaria itu di sebuah tempat wisata di Pulau Dewata.

“Saya kenal pelaku di Bali, di tempat liburan gitu,” tuturnya.

Lebih jauh Milah menjelaskan, ia tidak mengenal betul dengan pelaku selain Feren. Saat pertama bertemu Feren, ia mengaku, bahwa Feren merupakan sosok yang pengertian.

“Waktu ketemu, saya nggak tau kerjaan dia. Saya dikasih duit sama dia, buat makan aja,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Subdit IV Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap empat warga Rumania, Hungaria dan satu WNI, terkait dengan kasus skimming atau pencurian data nasabah bank. Diketahui komplotan tersebut sudah membobol 64 negara, dan di Indonesia, mereka berhasil membobol data nasabah Bank BRI.

Para pelaku berhasil diamankan di sejumlah tempat berbeda, diantaranya di De Park Cluster Kayu Putih Blok AB, Serpong. Kemudian di Bohemian Village 1, Serpong, Hotel Grand Serpong, Tangerang, dan di Hotel De’max Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Adapun identitas pelaku yakni, Caitanovici Andrean Stepan (28), Raul Kalai alias Lucian Meagu (28), Ionel Robert Lupu (28) ketiganya adalah Warga Negara Rumania, kemudian Ferenc Hugyec (27) Warga Negara Hungaria, dan seorang WNI bernama Milah Karmilah (30).