Pasca Teror Prancis Trump Himbau Penguatan Lawan Teror

Foto euronews
Foto euronews

Washington,Sayangi.com- Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menyerukan penguatan upaya untuk melawan terorisme. Seruan tersebut dibuat Trump setelah terjadi aksi teror yang terjadi di Prancis pada Jumat week end minggu kemarin.

Melalui akun TWitternya, Trump mentweet kekaguman terhadap Letnan Kolonel Arnaud Beltrame, yang rela bertukar tempat dengan sandera saat aksi teror di Prancis berlangsung. Trumpun menyerukan kepada semua pihak untuk memperkuat upaya melawan terorisme, serta untuk mencegah serangan serupa terjadi.

“Prancis menghormati pahlawan besar. Petugas tewas setelah dengan berani bertukar tempat dengan sandera dalam serangan teror ISIS,” kicau Trump.

“Begitu banyak para pemberani di seluruh dunia yang terus-menerus memerangi terorisme Islam radikal tulis . Bahkan tindakan yang lebih kuat diperlukan, terutama di perbatasan!” imbuhnya.

Empat orang tewas termasuk pelaku dalam insiden penembakan dan penyanderaan di sebuah supermarket di Prancis, Jumat lalu. Pemerintah Prancispun menyatakannya sebagai serangan teror.

Dilansir Sputnik pada Senin (26/3) Pelaku serangan mengaku sebagai anggota kelompok Islamic State atau ISIS. Dalam aksinya, pelaku memekikkan takbir dan mengancam akan membunuh semua orang sebelum akhirnya mengumbar tembakan.

Pelaku penembakan merupakan pria keturunan Maroko. Pelaku diperkirakan berusia 20-an tahun. Saat kejadian pelaku juga memberondong senapan ke polisi. Pelaku telah membunuh tiga orang dari 8 oang yang pelaku disandera sebelum akhirnya pelaku didor petugas hingga tewas.

Presiden Prnacis Emmanuel Macron menyebut serangan itu sebagai tindakan “terorisme Islam,”. Tetapi menambahkan bahwa dinas keamanan belum menetapkan apakah ISIS benar-benar berada di belakang serangan itu.