Setelah Perancis Dan Jerman,Tiga Negara Uni Eropa Akan Usir Diplomat Rusia

Foto Getty Image
Foto Getty Image

Brussel,Sayangi.com- Belanda, Denmark dan Italia menjadi tiga dari empat belas negara anggota Uni Eropa yang hari ini serempak mengusir diplomat Rusia . Hal ini menyusul langkah negara Uni Eropa yang lain seperti Prancis dan Jerman. Pengusiran tersebut berdasar dugaan keterlibatan Rusia dalam peracunan mantan agen ganda Rusia Sergei Skripal di Inggris.

Dikutip dari Reuters (27/3) dari Amsterdam,dilaporkan bahwa Perdana Menteri Mark Rutte telah menyatakan akan mengusir dua diplomat Rusia menyusul serangan gas saraf di Salisbury, Inggris selatan,pada awal bulan maret  ini.

Kedua diplomat bekerja sebagai staf intelijen pada kedutaan besar Rusia di Den Haag. Mereka diberi waktu dua pekan untuk meninggalkan negara kincir angin ini.

Dari Roma, pemerintah Italia juga mengusir dua diplomat Rusia di sana.

“Sebagai tanda solidaritas dengan Inggris dan setelah berkoordinasi dengan sekutu-sekutu NATO dan mitra-mitra Eropa, kementerian luar negeri Italia hari ini telah mengkomunikasikan keputusannya mengeluarkan dua pejabat kedutaan besar Rusia di Roma yang memiliki kredensial diplomat dari wilayah Italia dalam jangka waktu satu pekan,” ungkap kementerian luar negeri Italia.

Pada hari yang sama negara Skandinavia Denmark juga mengambil langkah yang sama mengusir dua diplomat Rusia di negeri itu.

“Penjelasan Rusia dalam insiden itu kurang lebih hanya imajinasi, beberapa di antaranya penyangkalan belaka dan sebagian besar merupakan dalih untuk menciptakan keraguan,” tegas Menteri Luar Negeri Denmark Anders Samuelsen.

Kedua diplomat Rusia diberi waktu sampai satu pekan untuk meninggalkan Denmark.Negara Denmark juga menyatakan akan menerapkan sanksi ekonomi sebagai tanda solidaritas dengan Uni Eropa dalam kasus ini.

Para pemimpin Uni Eropa pada minggu lalu menyebut presentasi PM Inggris Theresa May mengenai ketelibatan Rusia dalam peracunan Skripal sebagai bukti yang punya dasar yang kuat.