Demam Tinggi PM Israel Benjamin Netanyahu Dilarikan Ke RS

Yair (anak PM Israel ) , Sara (istri PM Israel Netanyahu). The Time of Israel
Yair (anak PM Israel ) , Sara (istri PM Israel Netanyahu). The Time of Israel

Yerusalem,Sayangi.com- Tadi malam selasa (27/3) waktu setempat PM Israel Benjamin Netanyahu Dilarikan ke Rumah Sakit. Orang no 1 Israel itu terserang batuk dan demam tinggi.

Berdasar informasi resmi kantor PM Israel, Netanyahu, 68, diperintahkan untuk menjalani serangkaian tes di Hadassah Medical Centre di Ein Karem. Kantor itu secera resmi tidak memberikan rincian mendetail selain menyampaikan gejala yang dialami Netanyahu, yakni demam tinggi disertai batuk

Terkait diatas,Pihak rumah sakit mengatakan, PM Netanyahu sedang menjalani pemeriksaan awal. Menurut laporan media lokal, dokter sedang mempertimbangkan untuk membuat ia dirawat satu malam.

Tetapi Deputi Menteri Kesehatan Yaakov Litzman mengklaim bahwa semua tes medis Netanyahu dinyatakan negatif dan dia merasa lebih baik.

Dilansir dari Time of Israel (28/3) menyebutkan bahwa dia menjalani pemeriksaan X-ray dan hasilnya normal. Sakit yang dialami tidak mengancam jiwanya.

Dokter pribadi Netanyahu, Zvi Berkowitz, mengatakan dalam pernyataan Kantor Perdana Menteri (PMO) bahwa pemimpin Israel itu dilarikan ke rumah sakit sebelum pukul 22.00 malam, Menurutnya, kondisi Netanyahu awalnya memburuk karena dia tidak mengambil cukup istirahat untuk pulih sepenuhnya dari penyakit yang flu yang diderita dua minggu lalu.

Dia dibawa ke rumah sakit dengan mobil biasa, bukan ambulans.

Seorang juru bicara untuk PMO mengatakan kepada Times of Israel bahwa ada wakil sementara perdana menteri yang telah ditunjuk untuk mengambil alih tugas PM Israel jika Netanyahu harus dibius atau tidak mampu beraktivitas. Hingga berita ini dipublish Netanyahu sadar dan mampu memenuhi semua tanggung jawabnya sebagai perdana menteri.

Pertemuan kabinet keamanan tingkat tinggi yang dijadwalkan digelar hari Rabu (28/3/2018) tidak dibatalkan. Menteri Perumahan Yoav Galant kepada Army Radio mengatakan, jika Netanyahu tidak dapat hadir, Menteri Pertahanan Avigdor Liberman akan memimpin pertemuan atau rapat kabinet.

Penyakit Netanyahu yang belum diketahui juga telah menyebabkannya ia datang terlambat dalam interogasi atau pemeriksaan polisi. Pemeriksaan polisi harus dijalankan Netanyahu terkait penyelidikan dugaan korupsi kelas tinggi yang melibatkan perusahaan raksasa telekomunikasi, Bezeq.

Netanyahu telah  diinterogasi dalam kasus tersebut pada hari Senin, berbarengan dengan istrinya,Sara dan putranya, Yair.

Setelah interogasi, PM Netanyahu merilis sebuah video berbahasa Ibrani di halaman Facebook-nya di mana dia memiliki “keyakinan penuh” bahwa dia akan dibebaskan dalam kasus ini.”Tidak akan ada apa-apa, karena tidak ada apa-apa,” tulisnya.