Kabar Baik Wanita : Ilmuwan Jerman Temukan Alat Pereda Nyeri Haid

Foto medonet
Foto medonet

Berlin,Sayangi.com– Nyeri haid adalah masa-masa yang kadang membuat perempuan merasa tersiksa saat mengalaminya. Kendati ada banyak obat, tapi hal itu hanya bersifat sementara, untuk kemudian kembali merasa nyeri di sisa masa menstruasi.

Sebuah tim peneliti Charite , Universitatsmedizin Berlin, Jerman telah mengembangkan aplikasi baru dengan fitur berbasis akupresur yang akan membantu meringankan rasa sakit dan kram saat wanita menjalani periode datang bulan.

Saat menstruasi, hampir 50 hingga 90 persen perempuan muda mengalami rasa sakit di perut bagian bawah. Mereka juga mengalami gangguan seperti, sakit kepala, sakit punggung, mual dan diare.

Dilansir dari eurekalert Sabtu(7/4/2018) aplikasi baru tersebut dinamai Luna. Aplikasi Luna dikembangkan oleh para Peneliti di Universitas Charite, Berlin di Jerman.

Aplikasi tersebut dikembangkan untuk teknik perawatan diri untuk nyeri haid. Aplikasi ini dapat digunakan sebagai bentuk perawatan diri dan cocok untuk digunakan di rumah.

Aplikasi Luna memiliki fitur berbasis akupresur dengan instruksi tentang cara mengelola akupresur diri sesaat sebelum dan selama menstruasi.

Pijat akupresur menggunakan titik-titik tertentu pada tubuh berguna untuk mengobati masalah-masalah kesehatan secara alami dan mengembalikan aliran energi yang harmonis. Instruksi pada aplikasi Luna, termasuk deskripsi visual dari titik-titik tekanan untuk memijat atau menekan tubuh.

Instruksi tersebut ditemukan lebih efektif dalam mengurangi nyeri haid daripada perawatan biasa, seperti minum obat pereda nyeri dan kontrasepsi hormonal.

Untuk temuan diatas, peneliti telah mengevaluasi 221 perempuan yang menderita nyeri menstruasi yang berat, berusia antara 18 dan 34 tahun. Para responden dibekali aplikasi Luna yang digunakan sejak sebelum sampai selama menstruasi. Setelah 3 bulan, hasilnya menunjukkan bahwa 37 persen peserta melaporkan penurunan 50 persen dalam intensitas nyeri.

Terkait dengan aplikasi Luan,Dr. Daniel Pach dari Institut Kedokteran Sosial, Epidemiologi, dan Ekonomi Kesehatan dari Universitas Charite, Berlin menyebutkan aplikasi dapat dievaluasi dalam pengaturan uji klinis. Aplikasi Luna baru-baru ini diperbarui dan dioptimalkan untuk digunakan dengan iOS.

Studi ini telah diterbitkan dalam American Journal of Obstetrics and Gynecology.